Halaman


Prabowo Subianto For Presiden

Jumat, 21 September 2012

RSIA SITI ZACHROH AKAN EVALUASI SISTEM KEAMANAN

Pihak RSIA Siti Zachro enggan berkomentar banyak terkait hal ini. Terkait tudingan para anggota dewan tersebut, akan menjadi bahan bagi pihaknya melakukan evaluasi dan perbaikan ke depannya agar tidak terjadi hal serupa. "Kita sudah meningkatkan keamanan dengan memasang 8 CCTV dan bekerjsama dengan Polres Bekasi untuk melakukan penjagaan. Kalau ada yang kurang, nanti kita lakukan evaluasi kembali," ungkap Direktur RSIA Siti Zachro, dr. Nurul Isfiyani (21/9).

Saat ditanya mengenai sketsa wajah pelaku penculikan kepada Cello Aditya, Nurul mengaku pihaknya tidak mengenali sketsa wajah yang dibuat pihak kepolisian. Nurul mengatakan, seluruh perawat yang bekerja di rumah sakit tersebut memiliki kartu identitas yang jelas. “Perekrutan perawat seperti pada umumnya, dilengkapi dengan kartu identitas,” kata Nurul.

Pasca hilangnya Cello dari rumah sakit tersebut, saat ini pihak manajemen melengkapi sistem keamanan. Secara tidak langsung, tindakan itu membuktikan kalau rumah sakit tersebut sebelumnya minim pengamanan dan pengawasan. “Kamera CCTV sudah kami pasang sejak kejadian ini. Kami juga sudah menambah tenaga keamanan. Kejadian ini sebagai pembelajaran bagi kami untuk kedepannya,” ucap Nurul.

Sementara soal penyelidikan dan pengembangan yang hingga kini masih dilakukan kepolisian, kata Nurul, pihaknya telah memberikan data-data yang diperlukan. Termasuk identitas perawat yang dibutuhkan untuk pengembangan kasus tersebut."Kita juga bekerjasama dengan pihak kepolisian. Kita ingin agar kasus ini cepat-cepat terungkap," ungkap dia.

Diketahui sebelumnya, seorang bayi yang baru berumur empat hari hilang dari RSIA Siti Zachro pada Sabtu (15/9) lalu. Buah hati pasangan Jaja Nurdiansyah (20) dan Syfa Maisyatul Khoirot (20) tersebut diduga diculik oleh seorang perempuan yang berpakaian mirip perawat. Untuk mengungkap identitas pelaku penculikan, saat ini polisi telah menyebar sketsa wajah pelaku ke berbagai pelosok.

Diduga, pelaku penculikan Cello adalah seorang perempuan dengan mengenakan pakaian perawat dan berjilbab. Dari sketa wajah itu juga diketahui pelaku memiliki ciri-ciri berwajah lonjong dan bermata besar. Sketsa wajah pelaku tersebut dibuat oleh Pusat Indonesian Automatic Fingerprints Identification System (Inafis) Bareskrim Polri. (*).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar