Halaman


Prabowo Subianto For Presiden

Rabu, 28 September 2011

SEKOLAH HAMPIR ROBOH, MURID SDN II SINDANGSONO BELAJAR DI BALAI DESA

Ratusan murid Sekolah Dasar Negeri II Sindangsono, Kecamatan Sindangjaya, Kabupaten Tangerang, Banten, menjalani proses belajar mengajar di bekas balai desa setempat yang sudah tidak terpakai karena sekolah mereka hampir roboh. "Para murid terpaksa belajar di bekas balai desa setempat karena bangunan sekolah tidak layak lagi ditempati dan dikhawatirkan roboh," kata Badrawi, seorang guru SDN II Sindangsono, saat dihubungi di Tangerang, Selasa. Dia mengatakan, dari pada murid tidak nyaman belajar karena khawatir bangunan sekolah ambruk, maka untuk sementara kegiatan belajar-mengajar dialihkan ke tempat yang lebih aman. Para guru sudah beberapa kali melayangkan surat kepada petugas Dinas Pendidikan dan Pemkab Tangerang agar dilakukan perbaikan tapi tidak juga ditanggapi. Menurut dia, jumlah murid SD yang berada di kawasan pantai utara itu sebanyak 339 orang dan sebagian belajar di bekas balai desa. Kegiatan belajar mengajar para murid pada ruangan yang dianggap tidak layak itu sudah berlangsung sejak dua tahun terakhir ini. Bangunan sekolah nyaris ambruk, pada bagian dalam terpaksa ditopang mengunakan balok agar genteng dan plafon tidak jatuh. Demikian pula pada kusen dan pintu sekolah itu sudah dimakan rayap termasuk dinding sudah terkelupas meski sebagian ditambal mengunakan semen. Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang, Sapri mengatakan pihaknya akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan Bambang Mardi untuk meminta klarifikasi terkait kondisi di SDN II Sindangsono. "Pihak Dinas Pendidikan harus bertanggung jawab terhadap kondisi sekolah tersebut," katanya. Sapri mempertanyakan dana perawatan bangunan sekolah sehingga ada yang kondisinya memperihatinkan seperti SDN II Sindangsono.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar