Halaman


Prabowo Subianto For Presiden

Kamis, 19 April 2012

GAPENSI KOTA BEKASI OPTIMIS IKLIM DUNIA USAHA AKAN SEMAKIN BAIK DENGAN LPSE

Gabungan Asosiasi Pengusaha Nasional Indonesia (GAPENSI) Kota Bekasi merasa terbantu dengan adanya Layanan Pelelangan Secara Elektronik (LPSE). Saat ditemui di kantor GAPENSI, Firman Hartono menyampaikan ucapan terima kasih pada pemerintah atas adanya pelelangan elektronik. Selain karena akuntabilitas pelelangan yang dilakukan, lelang melalui LPSE dinilai sangat ekonomis dan memudahkan pengusaha. "LPSE membuat pengusaha tidak repot dan mengeluarkan biaya besar dengan banyaknya photocopy untuk bisa ikut lelang," kata Haji Tono panggilan akrabnya. Saat ini ada 320 anggota GAPENSI di kota Bekasi yang 60 persen diantaranya mengikuti pelelangan di proyek-proyek pemerintah daerah. Hampir semua anggota sudah mendapatkan informasi dan pelatihan yang dilakukan LPSE Kota Bekasi untuk kejelasan verifikasi di layanan lelang online tersebut. GAPENSI merupakan asosiasi pengusaha yang tua dan memiliki anggota banyak diseluruh Indonesia saat ini. Setiap pengurusan GAPENSI, menurut Haji Tono, aktif melakukan pelatihan bagi anggota-anggota ditingkat Kota dan Kabupaten. Haji Tono menjelaskan juga, keleluasaan pengusaha untuk mengikuti tender diseluruh Indonesia hanya dengan terdaftar di LPSE. "Ini anggota saya ikut tender di Bandara Soeta dan daerah-daerah lain, diterima dan bisa mendapatkan proyek," katanya. Sementara itu Sobri anggota GAPENSI kota Bekasi merasakan tertibnya aturan dan ketentuan yang ada di LPSE. Akses online yang dilakukan membuat seluruh akses mulai dari pajak fiskal sampai izin usaha konektif ketika pengusaha ingin mendaftarkan lelang. Pernah suatu saat ada kitidak cocokan data saat mendaftar tender secara otomatis dirinya tidak bisa mendaftarkan perusahaannya. "Dilelang propinsi yang pernah saya coba daftar, hanya karena Surat Pajak Fiskal (SPF) yang tidak cocok, saya tidak bisa daftar lelang," kata Sobri. Sobri melihat dengan lelang LPSE justru lebih fair proses lelang yang dilakukan pemerintah tidak seperti biasanya penuh rekayasa. Saat ini surat apapun tidak bisa direkayasa untuk dapat diverifikasi LPSE saat mendaftarkan perusahaan. Sobri dan Haji Tono mengakui tender proyek pemerintah yang gradual prosentase belanja proyek yang akan dilelang online, memberi kesempatan bagi pengusaha daerah untuk belajar. "Ya kan tidak langsung semua, sampai tahun 2014 akan meningkat prosentasenya sampai akhirnya semua proyek pemkot Bekasi dilelang semua melalui LPSE," kata Sobri. (Don).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar