Halaman


Prabowo Subianto For Presiden

Senin, 07 Mei 2012

BOCAH 10 TAHUN DITERLANTARKAN DI JAKARTA

Malangnya nasib Putu Ari Wijaya, bocah berusia 10 tahun asal Bali yang ditelantarkan di Jakarta. Ia pun terpaksa harus 'menginap' di rumah warga yang bahkan tidak dikenalnya. Kejadian ini bermula saat Putu diajak oleh sepupunya untuk pergi meninggalkan Bali menuju Jakarta, sekitar tiga bulan lalu. Dari Jakarta, Putu lalu diajak sepupunya itu ke Bekasi, Jawa Barat. Pada hari Minggu (6/5/2012), untuk alasan yang belum jelas, Putu dititipkan oleh sepupunya itu kepada temannya. Bersama orang yang baru dikenal, rupanya nasib Putu kurang baik. "Kurang tahu kenapa anak itu dititipkan ke temanannya, kita juga engga tau kemana saudaranya itu pergi," ujar Rohmat, warga yang menolong Putu, kepada detikcom Senin, (7/5/2012). Sekitar pukul 15.30 WIB, Putu sengaja ditinggal seorang diri oleh teman sepupunya untuk membeli pulsa. Gusar karena lama ditinggal, Putu pun pergi meninggalkan rumah. "Entah sengaja ditinggal atau memang belum datang, namanya anak kecil, engga betah lama ditinggal," tuturnya. Putu yang tak mengerti daerah tempat tinggal barunya, tersasar di daerah Cibarusah, Bekasi. Ia kemudian ditemukan oleh seorang tukang ojek di pinggir jalan. "Tukang ojek yang bawa anak itu ke Kantor Polsek Serang Baru, Bekasi. Maksudnya untuk lapor petugas ada anak yang hilang," jelas Rohmat. Secara kebetulan, Rohmat warga Bekasi yang saat itu berada di kantor Polsek Serang Baru, Bekasi, merasa prihatin melihat Putu kebingungan. Rohmat mohon izin agar bisa membantu Putu dengan membawanya ke rumahnya untuk tinggal dan memberikan pengamanan. "Karena kasian, jadi saya ajak aja ke rumah," ujar Rohmat. Atas informasi yang diperoleh Rohmat dari sang anak, diketahui bahwa anak bernama lengkap Putu Ari Wijaya itu berasal dari Bali. Ia sekolah di SD 5 Tonja Denpasar, Bali. Tak ingin membuat keluarganya khawatir, Rohmat berinisiatif untuk mencari keluarga Putu di Bali. Melalui rekan kerjanya di Bali, Sumiarta, Rohmat meminta agar dibantu untuk menemukan orang tua kandung Putu. "Saya hubungi teman saya Sumiarta yang ada di Bali untuk carikan informasi, mungkin ada yang merasa kehilangan anak," ucapnya. Dengan penuh iba ingin membantu, Sumiarta pun berinisiatif untuk mengirimkan SMS sebanyak mungkin kepada teman, kerabat dan keluarga yang ia kenal di Bali. Berharap SMS itu sampai di tangan orang tua sang anak. Dalam waktu singkat, tanpa diduga SMS Sumiarta sampai juga di handphone milik Ibu Rusmini, ibu angkat Putu di Bali. Walau ibu Rusmini tak bisa menjelaskan banyak mengapa anaknya sampai terlantar di jalanan, ia mengakui bahwa Putu benar anaknya. "Sekitar jam 20.30 WIB, Ibunya telfon saya, alhamdulillah sudah komunikasi," jelas Rohmat. Dalam percakapan telepon bersama Rohmat, bu Rusmini berjanji akan segera menjemput Putu ke Bekasi. "Kalau engga besok, lusa ibu akan jemput ke sini," tukasnya. (*).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar