Halaman


Prabowo Subianto For Presiden

Jumat, 16 April 2010

PEMBANGUNAN FLY OVER AHMAD YANI DIMULAI PERTENGAHAN 2010


PT. Summarecon Tbk. melalui GM Corporate Communication PT Summarecon Agung, Tbk., Cut Meutia, menyampaikan bahwa Saat ini mereka sedang dalam proses persiapan teknis pembangunan, diharapkan bisa dimulai pertengahan tahun 2010. Mutia juga membantah kalau belum mendapatkan izin dari dua departemen terkait yakni Departemen Pekerjaan Umum dan Departemen perhubungan.

Pembangunan Fly Over Ahmad Yani yang di mulai dari jalan Ahmad Yani sampai dengan jalan Perjuangan itu akan menelan biaya sebesar Rp. 170 milyar. Fly Over dengan lebar 9 meter dan panjang 750 meter itu akan menghubungkan Bekasi Selatan dan Bekasi utara melewati jalan Sudirman, jalur kereta api dan jalan Jayakarta. Dalam jawabannya via e-mail yang diterima Bekasi News (16/4/2010), Cut Mutia menerangkat bahwa belum dilaksanakannya pekerjaan bukan dikarenakan izin tetapi karena alasan tekhnis semata.

Izin sudah didapatkan dari direktorat jendral Bina Marga dan Direktorat Jendral Perkereta Apian sejak dilaksanakannya tiang pancang. Appropal design itu diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan pembangunan Fly over di jantung kota Bekasi. sempat diberitakan Ka. Humas Daops I perkereta-apian bahwa pembangunan fly over belum mengantungi izin dari perkereta-apian esuai amanah undang-undang perkereta-apian.

Ditempat terpisah kepala dina Bina Marga Kota Bekasi Ir. Agus Sofyan dan Kepala Bagian Perlengkapan DPPKAD Kota Bekasi Herry Suparjan yakin pembangunan yang dilaksanakan pihak swasta tersebut sama sekali tidak bermasalah. Terkait adanya aset tanah yang berada disekitar taman pramuka Herry Suparjan menyatakan,"Kita justru berterimakasih dengan pembangunan fly over. Tidak ada penyusutan aset dan justru peningkatan nilai aset dengan terbangunnya fly over.".

Herry mengingatkan kepada seluruh warga Bekasi bahwa apa yang dilakukan Summarecon adalah wujud kepedulian yang berdampak positif bagi seluruh masyarakat Bekasi dihari depan. Peningkatan aksesbilitas akan meningkatkan nilai aset yang tak terhingga nilainya.

Agar dalam pelaksanaan nanti tidak menimbulkan ekses negatif, saat penanaman tiang pancang PT Summarecon Agung, Tbk. berjanji dalam pelaksanaannya nanti akan dikerjakan oleh kontraktor yang berpengalaman terbaik dalam membangun jalan layang. Sehingga masyarakat pengguna jalan tidak perlu khawatir terhadap kualitas jalan layang yang akan dibangun. (Don).

2 komentar:

  1. Saya sangat setuju dgn apa yg dilakukan summarecon dgn dibangunnya fly over ahmad yani, semoga dpt diikuti oleh pengembang lainnya. Contoh spt perempatan ahmad yani-m.hasibuan-noer ali dpt dibuat underpass yg dananya patungan dari pengembang yg ada disitu ada Metland,BCP,MBH,SUNCITY SQUARE & PERUMNAS(CENTER POINT) terakhir ada Agung Sedayu. Agar lalu lintas disitu menjadi lancar.

    BalasHapus
  2. Saya setuju saja, asal pada waktu pelaksanaannya jangan samapi memacetkan pengguna jalan seperti yg terjadi hari Selasa tgl 15 Juni lalu, dimana waktu yg ditempuh dari perumahan Duta sampai stasiun kereta api memakan waktu hampir 1.5 jam, dimana biasanya hanya sekitar 15-20 menit.

    BalasHapus