Halaman


Prabowo Subianto For Presiden

Rabu, 16 Mei 2012

KOPERASI KABUPATEN BEKASI BUTUH PERHATIAN PEMERINTAH

Koperasi Kabupaten Bekasi harapkan perhatian lebih dari pemerintah. Hal ini dikatakan Ketua Dewan Koperasi Indonesia Kabupaten Bekasi, Bambang Suprayitno disela-sela pemberian bantuan Kementerian Koperasi dan UKM kepada Koperasi Keluarga Maju Bersama (KKMB) Mekarsari, di Kantor Kecamatan Tambun Selatan, Selasa (15/05) Kegiatan ini juga disaksikan oleh Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin Beserta jajaran Muspida Kabupaten Bekasi Jawa Barat. "Kami ingin perhatian. Sejauh ini perhatian sangat minim. Setiap rapat anggota tahunan, kepala dinas tidak pernah hadir. Hal itu adalah indikasi minimnya perhatian," ujarnya Sampai saat ini jumlah koperasi yang tercatat adalah 150. Koperasi tersebar di 23 kecamatan. Menurut Bambang, koperasi tersebut berjalan tanpa bantuan. Kondisi ini menurutnya sangat tragis, mengingat banyaknya masalah yang dihadapi. "Di Muara Gembong misalnya, koperasi terjerat rentenir. Belum lagi yang mandek atau terus merugi. Koperasi seperti ini perlu pembinaan. Dinas harus turun langsung dan tahu bagaimana kondisinya," ujar Bambang. Ke depannya Bambang berharap, dinas bisa lebih peduli. Hal ini dikarenakan, pihak koperasi akan menyambutnya dengan positif. Bambang mencontohkan enam koperasi yang bisa dikategorikan baik. Antara lain koperasi Burung Garuda, Guru Sejahtera, Produksi Tahu Tempe Indonesia, Permatasari, Kertasari, dan Maju Bersama. "Tentunya, saya sebagai bupati terpilih akan memperhatikan masyarakat yang tergabung dalam koperasi tersebut," singkat Neneng kepada wartawan. Pemberian bantuan Kementerian Koperasi dan UKM sebanyak 10 unit gerobak pedagang kaki lima (PKL) diserahkan ke Koperasi Keluarga Maju Bersama (KKMB) Mekarsari Tambun Selatan. Pemberian itu juga diserahkan kepada masing-masing UKM tersebut. (Dma/Don). Live from BlackBerry® on AHA - I like it!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar