Halaman


Prabowo Subianto For Presiden

Minggu, 13 Mei 2012

FPB INGIN PATENKAN GABUS PUCUNG SEBAGAI MAKANAN ASLI BEKASI

Forum Perempuan Bekasi (FPB) berharap dalam waktu dekat dapat mematenkan sayur Gabus Pucung (SGP) dapat dipatenkan menjadi makanan Asli Bekasi. "Sampai saat ini belum ada hak paten bahwa sayur Gabus Pucung merupakan Kuliner asli Bekasi," kata Hj. Alwiyah Maulidiyah atau biasa dipanggil Dial Hasan (13/5). Kegiatan makan bersama sayur gabus pucung di halaman Bekasi Cyber Park (BCP), kota Bekasi, diikuti 1.500 perempuan dari usia remaja sampai manula. Dimulai dengan jalan sehat yang diikuti lebih dari 5.000 orang yang berjalan dimulai dari depan areal komplek GOR Bekasi dan finish di depan BCP Bekasi. Sebanyak 1.500 perempuan secara serentak mencicipi nasi putih dan setoples plastik gabus pucung secara bersama-sama disisi kanan parkiran depan komplek BCP. Mereka menikmati kuliner makanan yang berbahan dasar ikan gabus, kluak, daun bawang dan berbagai bumbu dapur sambil menikmati terik matahari pagi. Para perempuan dengan seragam kaos putih berlengan merah bertulis FPB tersebut duduk berjajar menghadap panggung sambil memegang serta mengacungkan bungkus kertas bergambar wajah Hj. Dial Hasan. "Kami ingin menjadikan kuliner gabus pucung sebagai makanan yang mengingatkan semua orang yang pernah datang ke Bekasi pada Kota Bekasi," kata Dial. Menurut Dial, dari penelitian yang ada ikan gabus memiliki kandungan zat Besi yang sangat tinggi dan bermanfaat bagi tubuh. Selain itu sayur gabus pucung juga menjadi kekuatan ekonomi usaha kecil masyarakat Bekasi dengan banyaknya warung makan yang menawarkan eksotisme sayur gabus dipucungin. Hadir pada acara tersebut perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Nyoman selaku perwakilan dari MURI tepat pukul 08.30 WIB menyatakan Makan Bersama Sayur Gabus Pucung resmi memecahkan rekor MURI dan memberikan penghargaan pada FPB. (Don).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar