Halaman


Prabowo Subianto For Presiden

Rabu, 23 November 2011

BARU 14.400 WARGA BUAT e-KTP

Pemerintah Kota Bekasi pesimistis target pembuatan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) bagi warganya tercapai pada akhir 2011. Saat ini, baru 1,2 persen warga Kota Bekasi yang telah mengantongi e-KTP. Pelaksana Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, target tersebut sulit untuk direalisasikan karena perangkat pendukungnya tidak memadai. Akibatnya, dari sebanyak 2,1 juta wajib KTP di Kota Bekasi, baru 25.000 penduduk yang sudah terlayani program ini. "Program ini kan baru, jadi masih banyak kekurangan. Pelaksana di lapangan pun masih banyak yang kesulitan dalam mengoperasikannya," ucap Rahmat usai menghadiri rapat paripurna pembahasan APBD 2012 di Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (21/11). Selain itu, masa proses -mulai dari input data, pemindaian sidik jari, penyensoran retina mata, hingga pencetakan kartu- yang memakan waktu lama turut menghambat pelaksanaan. Saat ditanya kemungkinan Kota Bekasi mengajukan penangguhan waktu untuk pencapaian target tersebut, Rahmat mengatakan pemerintah tak akan melakukannya. Meskipun pesimis, ia menginstruksikan pelaksana di tingkat kecamatan atas komando Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi tetap melaksanakan program ini. "Meski terkendala, harus tetap berjalan pelayanannya. Namun kami minta target harus selesai pada Desember 2011 tidak bersifat kaku, sehingga harus terpenuhi tanpa memperhatikan sejumlah kendalanya," ucapnya. Kota Bekasi merupakan kelompok pertama pengimplementasi e-KTP bersama 196 kota/kabupaten lain di Indonesia. Menurut peraturan, pelayanan pembuatan e-KTP sudah harus diberikan pada awal Agustus 2011. Namun akibat kendala distribusi perangkat, pelayanan baru dilaksanakan pada Oktober 2011. (*).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar