Halaman


Prabowo Subianto For Presiden

Selasa, 14 Februari 2012

ALWIYAH MAULIDIYAH: PEREMPUAN LEBIH PUNYA KOMITMEN DAN PEKERJA KERAS

"SUARA PEREMPUAN PENENTU KEMENANGAN", HJ. DIAL HASAN KA. DEP. MINYAK DAN GAS BUMI DPP PARTAI GERINDRA.
Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) kaya akan kader-kader unggul dan kompeten disegala bidang serta mampu memimpin. Itu dapat dilihat dengan banyaknya kader GERINDRA menjadi motor organisasi diberbagai tempat dan memimpin upaya untuk merubah situasi sosial dan ekonomi di seluruh Indonesia. Satu kader Partai GERINDRA di kota Bekasi adalah Hajjah (Hj.)Alwiyah Maulidiyah, Kepala Departemen Minyak dan Gas Bumi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai GERINDRA. Ia merupakan pribadi yang memiliki integritas tinggi dan berkomitmen pada perubahan masyarakat untuk lebih baik serta unggul dalam kesejahteraan. Saat ditemui di rumahnya, Dial Hasan begitu ia biasa disapa, Dial menyampaikan harapannya agar pemerintah memperhatikan anak-anak dan perempuan secara baik serta serius. Dial melihat anak-anak Indonesia kurang mendapatkan kesejahteraan untuk hidup dimasa perkembangan di negara yang kaya sumberdaya ini. Dial Hasan juga mengamati perempuan Indonesia, khususnya Kota Bekasi tempat tinggalnya, tidak mendapatkan cukup hak-haknya dalam kehidupan di masyarakat. Oleh sebab itu Dial Hasan berjuang secara maksimal agar Perempuan mendapatkan haknya dalam kehidupan di rumah maupun di masyarakat. "Perempuan memiliki komitmen, pekerja keras, menentukan nasib keluarga dan tidak bermuka dua," kata Lulusan Tekhnik Gas dan Petrokimia (Universitas Indonesia) tahun 94/ alumni UI. Bersuamikan Muhammad Hadianto Djoko ini merupakan ibu 6 anak; 4 Putri dan 2 putra yang selalu setia setiap pagi menyalami anak sambil berdoa dengan tetap berjabat tangan. Bekerja sebagai Komisaris PT. Lintang Dwi Citra, Dial Hasan tetap konsern pada kehidupan anak-anak dengan pola asuh disiplin dan religius. Kelahiran Bangkalan, Madura 2 Juni 1969 tersebut memiliki komitmen untuk melakukan perubahan dengan menjadikan perempuan sebagai subyek perubahan. "Sekarang perempuan semakin berat bebannya, sudah seperti laki-laki. perubahan bisa terjadi ketika subyek perubahan mendapatkan perannya," kata Dial Hasan. Selain persoalan perempuan dan anak, Dial Hasan berkomitmen pada persoalan lingkungan hidup dengan visi membuat Kota Bekasi menjadi kota yang Hijau dan bersih. Kenyamanan hidup warga sangat ditentukan dari kemampuan seluruh komponen Masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang hijau dan sehat. "Saya akan buat Kota Bekasi menjadi kota yang hijau," kata Dial Hasan yang pernah aktif dan masih aktif di KAPA UI, IKASMANJA, WIRA KARYA SOKSI, IKAPPI (pedagang pasar) dan DPP GERINDRA. Dial Hasan saat ini memimpin CV. Anugrah Indah Lestari, PT. Insani Cahaya Robbani, PT. Nusantara Multi Sarana dan PT. Lintang Dwi Citra sebagai Direktur serta komisaris perusahaan-perusahaan tersebut. Dirinya siap melakukan pembelajaran bidang leadership untuk perubahan disaat Indonesia mengalami krisis kepemimpinan. Sebagai salah satu dari 4 orang yang mengikuti konvensi bakal calon yang didukung Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai GERINDRA Kota Bekasi untuk menjadi calon walikota dari Partai GERINDRA. Dial Hasan menjalani proses seerti biasa sebagai upaya demokratis yang dilakukan partai berlambang Burung Garuda Yaksa Cakra Ning Wangsa berada di dalam Segi Lima tersebut. "Saya menolak keras segala bentuk politik uang dalam proses pembangunan leadership," tegas perempuan berparas cantik yang pernah tinggal di Amerika Serikat tersebut. (Don). (info lebih jelas tentang ibu Hj. Dial Hasan silahkan hubungi 081590529141) (Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT atas dukungan biaya komunikasi dari PDAM TIRTA BHAGASASI, PDAM TIRTA PATRIOT dan Dr. H. RAHMAT EFFENDI).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar