Senin, 30 Juli 2012
BULUTANGKIS DINILAI SEBAGAI OLAH RAGA DINAMIS
Salah satu olahraga Olimpiade yang paling dinamis, Bulutangkis membuat debut penuh Olimpiade di Barcelona 1992.
Negara-negara Asia kini mendominasi: Cina, Indonesia dan Korea Selatan telah memenangkan 23 dari 24 medali emas diberikan sejak penampilan pertama olahraga tersebut di Olimpiade.
Kompetisi Bulutangkis berlangsung dari Sabtu 28 Juli hingga Minggu 5 Agustus.
Lihat jadwal Bulutangkis kompetisi penuh
Kompetisi ini akan melihat 172 pesaing bersaing untuk medali di lima kompetisi - Jomblo putra, tunggal putri, Ganda putra, Ganda perempuan dan Ganda Campuran.
Setiap negara terbatas pada tiga atlet dalam setiap acara Jomblo dan dua pasang (empat atlet) dalam setiap acara Ganda, tergantung pada posisi mereka di daftar peringkat dunia 3 Mei 2012 yang menentukan kualifikasi.
Semua entri untuk Bulutangkis akan dikonfirmasikan setelah batas waktu olahraga entri pada tanggal 9 Juli 2012.
WALKOT BEKASI DINILAI LEMAH DAN TAK MAMPU ATASI PERSOALAN PASAR
Pasar Baru Bekasi terlihat lebih tertib setelah diresmikan oleh Walikota Bekasi beberapa waktu lalu dengan pengguntingan pita. Konsep yang ditawarkan pengelola pasar terlihat lebih berjalan ketimbang apa yang diupayakan pemkot Bekasi di Pasar Pondok Gede.
Sebut saja Rus warga Pondok Gede, Komplek DDN, yang mengluhkan kondisi lalu lintas sekitar pasar Pondok Gede karena kegagalan pemerintah dalam mengakomodir pedagang eks. pasar tradisional Pondok Gede. "Saya pernah terjebak kemacetan saat akan pergi ke Bandara karena kemacetan pasar Pondok Gede membuat kendaraan yang saya gunakan tidak bisa lewat digunakan untuk berdagang, saya terlambat boarding di bandara" katanya (29/7).
Pasar yang dulu pernah terbakar merupakan pasar tradisional beberapa blok yang menjadi lokasi berdagang pedagang daging dan ikan serta pedagang sayuran. Kini sudah berubah menjadi Atrium Pondok Gede dengan menyediakan 300 lebih kios bagi pedagang lama, namun tidak banyak yang bisa berjualan karena harga kios mahal.
Saat pemerintah Kota masih dipimpin Mochtar Mohamad, pedagang dijanjikan dapat kemudahan untuk menyewa lapak atau kios yang disediakan pengelola Atrium. "Mochtar Mohamad lebih memiliki komitmen dengan konsep pasar yang ditawarkan, dia masih mau menata dengan penertiban yang persuasif, kalau Walikota Rahmat Effendi malah semrawut lagi," kata Rus yang menjelaskan Walikota Bekasi sekarang tidak memiliki kemampuan dan lemah.
Pedagang pasar di rezim Rahmat Effendi justru tidak jelas lagi konsepnya, menurut Rus, selain bahu jalan digunakan sebagai tempat berdagang para pedagang hanya pasrah berdagang diparkiran Atrium dan Tempat Pasar Sementara (TPS) dilahan Inkopau. Selain kemacetan, bau busuk kotoran sisa atau pembuangan sampah pasar merenak kemana-mana disekitar pasar tradisional pondok Gede.
Rus juga menyoal Pendapatan dari retribusi yang dikutip pemerintah daerah kota Bekasi yang sampai sekarang, menurutnya, tidak jelas dan hanya menjadi lahan pungli bagi aparatur instansi diwilayah Pondok Gede. Retribusi yang dikutip mulai dari kebersihan, parkir angkutan barang sampai retribusi keamanan setiap hari dikutip dari para pedagang pasar.
Hal itu juga diakui ketua Ikatan Pedagang Kaki Lima (IPKL), Edy "Mambo" Zulkifly, yang menyampaikan fakta bahwa ada 5.000 lebih anggotanya dan jumlah terbesar ada di Pasar Pondok Gede. "Pemerintah Kota Bekasi seharusnya berterima kasih pada PKL karena retribusi yang dihasilkan dari pajak pada para pedagang jumlahnya tidak sedikit," katanya saat ditemui di Kantor Pemuda Pancasila (PP).
Edy menghitung secara umum. Pemkot belum siap untuk melakukan penataan pasar Tradisional yang ada di Kota Bekasi. IPKL sendiri sejak jauh hari sudah mengajak Walikota Bekasi untuk memikirkan penataan pedagang karena mereka sama sekali bukan penyebab ketidak tertiban dan ketertataan wilayah pasar yang sering muncul seusai dilakukan penertiban.
Bahkan Edy menyatakan bukan tidak mungkin pihaknya akan melibatkan kepolisian dan kejaksaan untuk melakukan penyelidikan dengan turun langsung bersama pengurus IPKL. "Jumlah retribusi yang ditarik tidak sedikit, dari pasar yang ada PKL selalu dikalahkan hanya dengan tudingan yang sebenarnya berpulang pada kebijakan pemerintah kota Bekasi," katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera) Kota Bekasi, Drs. Abudin, menjelaskan bahwa sudah dilakukan pertemuan dengan PKL dan bahkan dilakukan dirumah ketua IPKL beberapa waktu lalu. "Kan sudah semua, seperti yang di Bekasi Timur dan juga sudah mempertemukan yang bersangkutan dengan pengelola," katanya (27/7).
Hal yang dikeluhkan, Abudin kembali mengkoreksi, bahwa tidak pernah ada anggapan PKL atau pedagang sebagai perusuh, penyebab ketidak tertiban dan justru dibina oleh pemkot melalui Dispera. Kebetulan beberapa kasus yang terjadi, menurut Kadispera kota Bekasi lagi, lokasi berdagang justru bukan di pasar sebagaimana mestinya, tetapi di ruko-ruko.
Pedang-pedagang itu yang dibina oleh Dinas melalui organisasi-organisasi pedagang yang ada melalui berbagai program yang dilakukan dinas. "Itu merupakan tanggungjawab pemerintah untuk membina pedagang lemah," katanya yang berharap dari kasi trantib di kecamatan yang harus lebih paham dengan tugas yang semestinya dilakukan. (Don).
Live from BlackBerry® on AHA - I like it!
DIAH PERMATA SARI HADAPI PERAIH EMAS PERTAMA USA DARI ANGGAR
Setelah bye putaran pertama, menarik lubang Vezzali terhadap baik Nishioka Shiho Jepang atau Hong Kong Po Lin Heung.
Tapi itu tidak akan sampai final bahwa dia harus menghadapi salah satu tim-mate Elisa Di Francisca, yang mengalahkan dia di Kejuaraan Eropa tahun lalu, atau Korea Nam Hyun-hee, yang dia mengalahkan 6-5 untuk emas di Beijing 2008 games.
Meskipun dia adalah nomor satu dunia, Vezzali menjadi unggulan kedua untuk Nam.
Dan Permainan pembalap Italia itu akan benar-benar dimulai sejak dini, karena telah dipilih untuk membawa bendera negaranya pada upacara pembukaan.
"Sangat sulit untuk menggambarkan apa yang saya rasakan ketika saya tahu saya akan menjadi bendera pembawa," kata Vezzali.
'Saya merasa sangat bertanggung jawab untuk peran ini karena saya mewakili Italia, tapi aku juga tahu bahwa segera setelah upacara selesai aku akan kembali ke atlet desa dan fokus pada acara tersebut.
"Saya hanya berharap saya tidak akan tersandung."
Mariel Zagunis, yang menjadi pertama Anggar USA peraih medali emas selama 100 tahun di Athena delapan tahun lalu dan kemudian mempertahankan gelar individu wanita nya Sabre pada tahun 2008, tidak memulai kampanyenya sampai 1 Agustus. Pertarungan pertamanya adalah melawan Indonesia, Diah Permatasari.
Richard Kruse, menonjol harapan Inggris untuk medali pertama Olimpiade Anggar sejak tahun 1964, akan mulai tawaran di Foil individu laki-laki pada Selasa melawan Rusia Artur Akhmatkhuzin, peringkat enam tempat di bawah dia di 21, di 32 besar.
TANTOWI+LILIANA NATSIR AMANKAN KEMENANGAN
Pebulitangkis Ganda Campuran Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir melaju ke perempat final Ganda Campuran Olimpiade dengan kemenangan meyakinkan dua set di Wembley Arena.
Didukung Orang Indonesia, yang berada di Inggris, kerja mudah akhirnya dibuat Ahmad+Natsir dari pasangan Pebulutangkis ungguloan sembilan dari Republik Korea, Lee Yong-dae dan Ha Jung-eun.
Ahmad dan Natsir menang 21-19 21-12 dalam 38 menit, dan hanya butuh waktu selama itu, untuk mengambil tekanan dalam pertandingan terakhir Grup C melawan mereka adalah pebulutangkis unggulan delapan pasangan Denmark Thomas Laybourn dan Kamilla Rytter Juhl.
Dalam pertandingan tunggal putra, impian Olimpiade Suriname Virgil Soeroredjo harus berakhir cepat.
Pebulutangkis berperingkat 240 dunia adalah salah satu dari dua pemain khusus yang diundang untuk bermain di Olimpiade untuk mempromosikan olahraga di negara berkembang.
Dia tertarik dalam Grup dua orang N dengan unggulan keenam Sho Sasaki dan dipukul 21-12 21-7 dalam 30 menit.
Soeroredjo, 27, mengatakan, "Untuk negara saya, tetapi terutama bagi saya, sangat hebat Saya disini bermain sedemikian turnamen besar Kebanyakan orang tidak tahu di mana adalah Suriname. Orang selalu bertanya di mana adalah Suriname. Aku tertawa. Sayangnya saya tidak bisa memainkan pertandingan yang lebih baik. Mungkin lain waktu, di Rio," katanya.
Unggulan ketujuh dari Korea Lee Hyun-il yang berhadapan dengan pebulutangkis Peru Rodrigo Pacheco Carrillo di Grup J, menang 21-12 21-7. (london2012 dot com/don).
Citra Febrianti LIFTER Indonesia
Citra Febrianti dari Indonesia LATIHAN mengangkat BARBEL selama sesi latihan menjelang Olimpiade London.
(london2012 DOT com).
LIFTER OM YUN CHOL (REPUBLIK DEMOKRATIK KOREA), PECAHKAN REKOR OLIMPIADE KELAS 56 KG
Om Yun Chol DPR Korea memecahkan rekor Olimpiade di Angkat Berat 56kg putra bersih dan brengsek di hari 2 dari London 2012 Olimpiade di ExCel pada 29 Juli.
Bersaing dalam kelompok B, DPR Korea Om - hanya orang kelima dalam sejarah yang mengangkat tiga berat tubuhnya sendiri - sekarang tegas dalam Perselisihan medali.
Dia mengangkat 168kg - satu kg lebih dari peraih medali emas tiga Halil Mutlu lakukan untuk memenangkan Olimpiade 2000 di Sydney dan setara upaya pengangkat Turki di Kejuaraan Eropa 2001.
Om telah ditindaklanjuti upaya merebut terbaik dari 125kg, memberinya dengan total 293kg. Saingan terdekatnya adalah di Indonesia Jadi Setiadi (277kg).
TRAFFICKING, HARI ANAK DAN NASIB ANAK-ANAK PEREMPUAN DI KOTA BEKASI
Penelusuran kami di beberapa sudut kota Bekasi membawaq hasil, target untuk mengetahui beberapa pokok masalah kehidupan masyarakat kota Bekasi sampai dengan sekelumit persoalan hidup warganya. Dimulai dari soal BlackBerry dengan gadis usia 19 tahun, akhirnya kami ketahui akar persoalan dan sampai sejauh mana trafficking di kota Patriot ini. "Maksudnya appa trima blackberry second ..," balas BBM seseorang yang akhirnya saya definisikan sebagai peer group sekaligus broker.
Setelah kami pancing dengan beberapa pertanyaan yang menjurus untuk mengetahui beberapa anak- usia 16 sampai dengan 20 tahun yang kami kenal melalui jejaring sosial, kami mendapatkan tawaran yang menggairahkan investigasi on the city. "Gini dehh qlo w kenalin sama cewe yang ga pernah kenal w dapet persenan berapah dari you a?," sambung BBM selanjutnya.
Selanjutnya seperti air mengalir informasi kami dapat seperti air yang terus merembes ke yang klebih rendah. "Soalnya w biasanya qlo jual anak w dapet persenan dari orangnyA 200rb ..," mulai terbuka bahwa sesungguhnya praktek perdagangan manusia belum benar-benar terjadi dan hanya praktik "jual" jasa sex komersial sesungguhnya pada anak usia SMA.
Ketika kami minta untuk satu anak yang di jejaring sosial seperti putus asa dengan menulis info dasar "TK aja nggak lulus", kami paksa broker untuk mengeluarekan info sesungguhnya. "dii gga usah nanyaiin dia n tentang dia sama gua, apa lagi buwat sediaiin dia buwat llo, udah ga maiin n ktemu lagi w sAma diia ...," balas BBM tantang Miss X, yang mengaku putus sekolah dan menjadi korban pergaulan bebas di kota Bekasi.
Lalu komunikasi BBM lebih menjurus lagi agar kami tahu posisi tongkrongan dan kawasan-kawasan yang disewa jaringan anak-anak "TK aja nggak lulus". "Pasarannya tuhh 500 ribu, udah ga dha yang mau 300 mahh ..ga udah ngomong"iin X deh sama gua cz gua ga kenal deket sama dia n jangan nanya"iin dii ga usah nanyain dia n tentang diia sama gua, apa lagi buwat sediain dia buwat lo, udah ga main n ktemu lagi w sAma dia ...," jawab "call" kami (kayak lelang aza hehehe...) tentang Miss X.
Karena mentok, akhirnya coba dialihkan ke Miss Y yang masih masuk Komunitas "TK aja nggak lulus". "Kammaiinya dimana ?? Persenan gua pun berapah ?? Y bilang sama gua katanya qlo lo tepatin janjii a yang duiit 500 ribu katanya dia bisa ja n trima" ja lo jadi pacarnya.. Dia mau lyat lo baik apa ga a dulu, qlo lo udah klyatan baik sama dia lo bakal dbawa k.rumahnya tau ..," jawab dalam pesan BBM yang akhirnya koneksi putus karena kemungkinan broker mengganti sim card dan melanjutkan hanya dengan SMS.
Kami akhir dikontak dengan SMS bahwa X dan Y memang teman Z dan semua pernah sekolah di SMA A, B dan C. Mereka semua diakui sebagai korban pergaulan bebas dan kehilangan kegadisan pada usia 15-16. Y sendiri diakui masih 18 tahun, sama seperti broker, karena dipaksa pacar akhirnya mereka harus menanggung resiko dan terlibat transaksi jasa.
Ketiga "Miss" tersebut menghubungi via SMS ke salah satu dari 28 nomor ponsel yang kami miliki. Akhirnya di hari Anak (23 Juli 2012) kami kirimi pulsa yang mereka minta dan ada status "Selamat Hari Anak Nasional". Ketika kami tanya via SMS, rata-rata mereka menjawab bahwa mereka mau bebas dan menghabiskan masa muda dengan melepas beban dengan travelling. Tidak jelas seperti apa langkah-langkah kecil mereka tanpa pendidikan standard yang menjadi prasyarat untuk dapat hidup bersaing di di masa depan. (Belo/Ocom/Don).
Live from BlackBerry® on AHA - I like it!
Langganan:
Postingan (Atom)







