Sabtu, 04 Februari 2012
MUHAMMAD DIAN SH. HARAP DENGAN HUT KE-4 KADER PARTAI LEBIH KUAT DUKUNG PRABOWO SUBIANTO
Muhammad Dian SH., anggota Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kota Bekasi, berharap agar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA)dijadikan momentum bagi kader Partai GERINDRA untuk membangun soliditas dan militansi kader dalam upaya memenangkan Prabowo Subianto. Demikian disampaikan Muhammad Dian SH. melalui Short Massage Service (SMS)tentang HUT ke-4 Partai GERINDRA.
Partai GERINDRA yang didirikan pada tanggal 6 Februari 2008 merupakan partai yang berlandaskan Demokrasi Pancasila tersebut besar dengan keragaman etnis, budaya dan agama didalamnya. Partai GERINDRA dengan gebrakannya melakukan gerakan Revolusi Putih dengan H. Prabowo Subianto sebagai lokomotif gerakan.
Prabowo Subianto sebagai seorang purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI, memiliki visi yang luar biasa untuk dapat mewarnai perkembangan bernegara walau tidak mendapuk kekuasaan. Dalam pemilu 2009, secara tragis Pasangan Megawati Soekarno Puteri dan Prabowo Subianto kalah. Walau demikian, H. Prabowo Subianto terus berjuang dengan Revolusi Putihnya dan sebagai Ketua Dewan Pembina Partai GERINDRA.
Prabowo Subianto dalam sebuah kesempatan menjanjikan para konstituen dan kader bahwa kader partai serta pengurus partai tidak akan pernah terlibat korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). "Bangsa ini sedang terpuruk oleh kebohongan-kebohongan, serta cara-cara manipulatif data dan informasi," kata Prabowo Subianto kala itu.
Ia minta masyarakat segera melapor kepada pimpinan Partai Gerindra setempat jika ada kader partai GERINDRA yang terlibat KKN atau melanggar moral bangsa lainnya. ”Bangsa ini sedang terpuruk oleh kebohongan-kebohongan serta cara-cara manipulatif data dan informasi. Dekadensi moral bangsa sudah sangat memprihatinkan dan mengarahkan kita pada bangsa yang sedang terpuruk,” kata Prabowo Subianto selaku ketua Dewan Pembina.
Karena itu, ungkap Muhammad Dian SH., seluruh anak bangsa harus membuka mata telinga, hati, dan pikiran untuk mencermati situasi saat ini. Bagi para kader Partai GERINDRA meminta agar mau melakukan sumbangsih untuk memperbesar partai dan mengantarkan Prabowo Subianto pada 2014 sebagai presiden Republik Indonesia (RI). (Don).
(Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT atas dukungan biaya komunikasi dari PDAM TIRTA BHAGASASI, PDAM TIRTA PATRIOT dan Dr. H. RAHMAT EFFENDI).
PEMKOT DEPOK TAMBAH 23 RIBU SALURAN PIPA GAS
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berencana menambah 23.000 saluran pipa gas alam untuk rumah tangga di beberapa kecamatan yang tak jauh dari Kecamatan Beji. Hal itu karena dari 27.000 sambungan yang disediakan pemerintah untuk masyarakat Depok, baru 4.000 kilo meter yang digunakan. “Sisanya akan kita berikan kepada pelanggan baru,” kata Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail, Jumat (3/2).
Saat ini saluran gas rumah tangga baru dilaksanakan di dua kelurahan yaitu Kelurahan Beji dan Kelurahan Beji Timur. Rencananya, kata Nur Mahmudi, sisa saluran gas rumah tangga yang mencapai angka 23 ribu sambungan akan terus dikembangkan ke wilayah lain. “Saat ini permintaan pemasangan saluran gas rumah tangga juga meningkat,” kata dia.
Tidak menutup kemungkinan, kata Nur Mahmudi, saluran gas tersebut diarahkan ke Kecamatan Pancoran Mas. “Yang pasti pipa gas tidak dapat melintasi rel kereta api,” ucapnya.
Nur Mahmudi mengatakan banyaknya masyarakat yang meminta dipasangkan pipa gas untuk rumah tangga disebabkan karena lebih irit, tidak beresiko dan tidak mencemarkan udara.
Mantan Menteri Kehutanan era Presiden Abdurahman Wahid itu menuturkan, jika jatah saluran pipa gas untuk rumah tangga yang diberikan pemerintah pusat telah habis maka Pemkot Depok akan membangun saluran sendiri. Hal itu dilakukan untuk memenuhi keinginan masyarakat. “Hanya saja, masyarakat harus mau menanggung biaya pembelian alat. Mumpung sekarang ini gas sedang di subsidi,” ujar Nur Mahmudi.
Sementara itu warga RT. 005 RW. 04, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Suwandi berharap saluran gas rumah tangga tidak terpusat di Kecamatan Beji. Dia meyakini pemasangan gas untuk rumah tangga juga diinginkan masyarakat Depok di luar Beji. “Saya kepingin menggunakan gas rumah tangga. Ga perlu harus cape-cape nenteng tabung gas ke warung,” katanya.
Sebelumnya, Penanggungjawab Jaringan PT Jabar Energi Badan Pengelola Jaringan Gas Depok, Agung Apriyanto mengatakan, pihaknya hanya mengenakan biaya abodemen kepada pelanggan untuk perawatan Metering Regulating Station (MRS) dan perawatan jaringan. Besaran abodemen diklasifikasi berdasarkan kelas pengguna. Namun, untuk biaya penggunaan per meter kubik tetap sama, yaitu Rp 2.800/m3.
Agung mengakui, program gas rumah tangga masih mengalami beberapa kendala seperti terjadi kebocoran pada dua bulan pertama. Kebocoran tersebut terutama di sambungan pipa menuju rumah warga. “Kami akan berusaha perbaiki walaupun itu bukan tanggungjawab kami. Kami menerima laporan 24 jam,” paparnya. (Pra).
(Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT atas dukungan biaya komunikasi dari PDAM TIRTA BHAGASASI, PDAM TIRTA PATRIOT dan Dr. H. RAHMAT EFFENDI).
PEMKOT BEKASI DINILAI TIDAK KONSISTEN, KOMISI B DESAK TENDER ZONA V DIPERCEPAT
Pemerintah Kota (pemkot) Bekasi dinilai tidak konsisten dalam kebijakan mengatasi penuhnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu. Dikatakan Muhammad Yakum, pimpinan Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, kompensasi pembuangan yang ditawarkan untuk bisa buang sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang tidak sepadan dengan biaya pengelolaan sampah yang akan dibuang.
Pemkot Bekasi melalui dinas kebersihan (Dinsih) hanya mematok kompensasi sebesar Rp. 3 ribu per ton sampah. Sedangkan saat Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta akan menentukan kompensasi nilai sebesar Rp. 100 ribu dipaksakan untuk disetujui. "Saya melihat tawaran pemkot Bekasi kontras dengan kebijakan yang menang sendiri," kata M. Yakum.
Menurutnya, pengelolaan dan manajemen TPST tentu akan tidak enak menolak namun lokasi TPST yang berada di daerah kota Bekasi menjadi sulit untuk tidak diterima. "Oleh sebab itu komisi B mendesak agar pembangunan zona V tendernya dipercepat agar tidak terjadi krisis sampah di Kota Bekasi," kata M. Yakum.
Dalam 5 bulan ke depan, menurut M. Yakum, TPA Sumur Batu masih dapat dilakukan pembuangan sampah seperti biasa. "Namun kalau tender terlambat, misalnya Desember 2012 baru selesai, mungkin dinas Kebersihan Kota Bekasi akan kesulitan membuang sampah," jelas M. Yakum.
Perluasan 2,5 hektar yang diusulkan dalam prediksi komisi B akan mengalami kendala karena keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah. karena, menurut M. Yakum, persoalan peralatan dan sumberdaya manusia membutuhkan anggaran yang tidak kalah banyaknya.
Sampai saat ini, M. Yakum mengatakan, Komisi B masih menunggu evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) oleh Gubernur Jawa Barat. Sehingga, tambahnya, desakan untuk percepatan tender pembangunan zona V masih menunggu finalnya APBD di Jawa Barat.
Pemprov DKI sendiri sepertinya mempersilahkan saja pemkot Bekasi, dinas kebersihan kota Bekasi, untuk membuang sampah ke TPST Bekasi. "Hanya perlu antisipasi sedini mungkin agar krisis persampahan tidak terjadi lagi di Kota Bekasi," kata M. Yakum. (Don).
(Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT atas dukungan biaya komunikasi dari PDAM TIRTA BHAGASASI, PDAM TIRTA PATRIOT dan Dr. H. RAHMAT EFFENDI).
JALAN KE ARAH PASAR BARU RUSAK PARAH
Jalan ke arah pasar proyek rusak parah, ber lubang dan digenangi air yang cukup banyak sehingga membahayakan pengendara motor. Usai Peresmian Pasar Baru Bekasi dua hari lalu, tampak belum ada upaya khusus untuk merapikan kondisi jalan.
Saat itu baik Yodi selaku pengembang maupun Plt. Walikota Bekasi, Dr. H. Rahmat Effendi, meminta instansi terkait untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan disekitar pasar Baru Bekasi.
Jumat, 03 Februari 2012
PERWAL DIGUNAKAN UNTUK PENINGKATAN PELAYANAN PEMKOT BEKASI
Pemerintah Kota Bekasi berlakukan peraturan walikota (PERWAL) Nomor 02 tahun 2012 tentang disiplin Pegawai Negeri Siplin (PNS). PERWAL Nomor 02 tahun 2012 ini sebelumnya telah disosialisasikan kepada eselon II dan eselon III dilingkungan Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) se-Kota Bekasi.
PERWAL tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja PNS di lingkungan pemerintah kota Bekasi. Sebanyak 13.346 PNS yang ada di Kota Bekasi diharapkan mendapatkan pengetahuan dan pemahaman tentang keberadaan PERWAL Disiplin Pegawai tersebut dari pimpinan SKPD, Kepala Kantor, Badan atau instansi tempat mereka bekerja.
PERWAL sendiri dikeluarkan Plt. Walikota Bekasi, Dr. H. Rahmat Effendi, sebagai upaya untuk meningkatkan disiplin aparatur pemerintah kota Bekasi agar dapat memberikan pelayanan yang baik. seperti dikelahui ratusan orang di tahun 2011 lalu dinyatakan melanggar aturan kedisiplinan dan kepegawaian.
Nantinya PERWAL ini akan digunakan sebagai dasar untuk melakukan promosi jabatan di lingkungan pemerintah kota Bekasi. Setiap 3 bulan sekali kepala SKPD nantinya akan dimintai laporan berupa skoring staf dimasing-masing SKPD. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) nantinya akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara intensif karena sebelumnya sudah ada kontrak kinerja pegawai dan penanda tanganan pakta integritas.(Don).
(Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT atas dukungan biaya komunikasi dari PDAM TIRTA BHAGASASI, PDAM TIRTA PATRIOT dan Dr. H. RAHMAT EFFENDI).
KOMISI B RENCANAKAN REKOM TOLAK SERAH TERIMA IPLT SUMUR BATU
Muhamad Yakum selaku pimpinan komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Bekasi mengatakan bahwa komisinya akan merekomendasikan Penolakan serah terima Pekerjaan Instalasi Limbah Tinja (IPLT) Sumur Batu. Hal itu disampaikan Yakum saat ditanya konsentrasi komisi B DPRD Kota Bekasi di tahun 2012 ini.
Yakum mencatat banyaknya penyimpangan yang terjadi sehingga komisinya layak merkomendasikan penolakan serah terima Pekerjaan dari pelaksana kepada pemkot. "Ketidakberesan itu diantaranya pada pekerjaan lantai IPLT yang tipis sehingga berakibat kolam yang dibangun lekas penuh," Kata ketua Fraksi Golkar DPRD kota Bekasi tersebut.
Dengan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan, komisi B berencana merekomendasikan penolakan serah-terima pada Dr. Rahmat Effendi selaku plt. Walikota Bekasi. "Keterlibatan dinas Kebersihan kota Bekasi yang nihil juga menjadi alasan kami memberi rekomendasi nantinya," Katanya lebih lanjut.
Proyek dengan biaya dari bantuan pusat tersebut tidak melibatkan instansi terkait dalam Hal ini dinas kebersihan kota Bekasi dalam pekerjaannya,"Kemungkinan adanya penyimpangan dalam pekerjaan sangat besar, sehingga perlu ada audit secara administratif dan tekhnis pekerjaan," katanya.
Beberapa proyek lain yang juga mendapatkan perhatian dari komisi B DPRD kota Bekasi adalah pekerjaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu, proyek gedung kantor pemerintah kota Bekasi dan stadion Bekasi. Beberapa pekerjaan yang mengalami amandemen dalam pelaksanaannya, baik itu amandemen waktu maupun pekerjaan pokok proyek.
Menurut Yakum tidak ada perubahan anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2012 tentang apa yang sudah disetujui DPRD kota Bekasi. Namun Yakum agak pesimis karena keterbatasan anggaran akan menghambat pembangunan yang akan dilakukan.
Yakum memprediksikan bantuan dari Provinsi Jawa Barat yang akan turun hanya Rp. 50 milyar untuk pembangunan infrastruktur Besar. Sedangkan untuk pembangunan stadion saja menurut konsultan dibutuhkan dana hampir Rp. 640 milyar, bantuan provinsi sesuai janji Gubernur Ahmad Heryawan pada tahun 2010 sangat sulit diharapkan besar jumlahnya. "APBD kota Bekasi sampai saat ini masih di Jawa Barat," kata Yakum. (Don).
(Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT atas dukungan biaya komunikasi dari PDAM TIRTA BHAGASASI, PDAM TIRTA PATRIOT dan Dr. H. RAHMAT EFFENDI).
KOTA BEKASI MERIAH DENGAN SPANDUK
Berbagai spanduk terpasang dibeberapa jalan utama kota Bekasi yang terpasang dipagar atau pohon-pohon tepi jalan. Diantara spanduk yang dipasang adalah ucapan selamat atas pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Partai Keadilan Sejahtera (PKS)yang diadakan tanggal 3-5 Februari di Bandung, Ucapan Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) dan HUT ke-5 Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA).
Terlihat banyak terpampang Foto Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang berdampingan dengan Sutriono S. Pd., Drs. Nur Suprianto MM., Herri Koeswara MA., Chaeroman Joewono Putro M. Eng., dan Ustadz Akhmad Syaikhu pada sapnduk acara RAKORNAS PKS. Sedangkan spanduk HUT Partai GERINDRA terlihat spanduk Ibnu Hajar Tanjung (IHT) yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai GERINDRA Kota Bekasi banyak menghiasi jalan-jalan di Kota Bekasi.
Selain IHT, tampak juga spanduk ucapan dari Muhammad Dian SH. anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi dengan foto pendamping Letnan Jendral Purn. Prabowo Subianto Pembina Partai GERINDRA. Tampak juga foto Hedi Hustaja, H. Marhaban Sigalingging (Penasehat DPC)dan David Taga selaku sekretaris DPC Partai GERINDRA kota Bekasi.
Partai HANURA juga meramaikan spanduk-spanduk ucapan yang banyak dipasang di jalan A. Yani, Jl. Pekayon Pondok Gede, jalan Ir. H. Djuanda dengan foto Winoto dan Jendral Purn. Wiranto selaku ketua DPP Partai HANURA. Spanduk M. Syafei juga terlihat dekat waralaba Naga, Pekayon. Selain spanduk Bilboard ukuran 2 kali 4 meter bergambar foto Ronny Hermawan juga terlihat diberbagai tempat. Bertuliskan anggota komisi B yang membidangi Bidang Infrastruktur, bilboard Ronny terlihat anggun. (Don).
(Diunggah dari My BlackBerry Dengan power kuat sinyal @INDOSAT, didukung biaya komunikasi dari PDAM TIRTA BHAGASASI, PDAM TIRTA PATRIOT & Dr. H. RAHMAT EFFENDI.).
Langganan:
Postingan (Atom)



