Halaman


Prabowo Subianto For Presiden

Minggu, 22 Januari 2012

PEREMPUAN CANTIK JUAL GANJA

MY (30), perempuan berparas cantik dan bertubuh sintal, ditangkap saat menjual ganja di Jalan Raya Citayem, Ratu Jaya, Pancoran Mas, Kota Depok. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan satu kilogram ganja, Sabtu (21/01). Kepala Polsek Beji Komisaris Ngadi mengatakan, tersangka tertangkap saat bertransaksi ganja dengan SYT, seorang anggota Reskrim Polsek Beji yang menyamar pada Selasa (14/01) lalu. “Ada tiga anggota yang menyamar. Satu anggota yang bertransaksi. Sedangkan yang dua anggota lainnya memantau dari kejauhan dengan bersiaga untuk menangkapnya bila berusaha lari,” kata Ngadi. Ngadi mengatakan MY membawa paket mariyuana yang dibungkus dalam koran dan dimasukkan dalam amplop berwarna coklat. Tangan MY langsung diborgol lalu digelandang ke Mapolsek Beji, Kota Depok. Menurut dia, MY pemain lama yang menjadi target polisi. Ia bertugas sebagai kurir pengedar. Tersangka juga diketahui sebagai kekasih BL, bandar narkotika yang kini buronan polisi. (Yus).

KULINER SUMBANG PAD TANGSEL Rp. 58 MILYAR

Tahun 2012, Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 58 miliar dari sektor pariwisata. Atau naik Rp. 8 miliar dari target PAD pariwisata 2011 yang besarnya Rp. 50 miliar. "Optimisme itu tentu bukan tanpa dasar. Tahun 2010, target Rp. 40 miliar dari sektor yang sama berhasil dicapai. Apalagi, wisata kuliner dan belanja yang menjadi penyumbang terbesar, terus tumbuh pesat dari tahun ke tahun. Seiring dengan laju pertumbuhan ekonomi yang melesat dan peningkatan jumlah penduduk," demikian siaran pers PHRI Kota Tangerang Selatan. Sampai pertengahan tahun 2011, di Tangsel terdapat 315 rumah makan yang tersebar di 7 kecamatan. Angka itu naik hampir separuhnya dari tahun 2010 yang tercatat 200 rumah makan. Bisa jadi angka faktualnya kini sudah mencapai 500 rumah makan. Harus diakui, perkembangan pesat wisata kuliner di Tangsel terjadi berkat pertumbuhan properti. Pengembang-pengembang tak hanya membangun rumah-rumah atau pemukiman, melainkan semacam kota-kota kecil. Pusat-pusat perbelanjaan, sarana kesehatan, pendidikan, hingga urusan perut sangat diperhatikan. Kaum urban di sekeliling pusat-pusat itu pun terus membengkak. Pasar potensial pun terbentuk. Bagi pengusaha kuliner, Tangsel ibarat madu. Yang kreatif meracik dan mengemas produk dengan baik, pasti akan mendapatkan manisnya. Yang pintar mengolah makanan sederhana terasa spesial dan unik juga begitu. Yang pandai menggabungkan menu dengan suasana alam pun tak ketinggalan. Tantangan yang paling besar bagi para pengusaha kuliner dan pengusaha umumnya bukan urusan intern dapur. Melainkan bagaimana mereka mendapat kemudahan dan fasilitas dari pemerintah. Tentang kemudahan dan keringanan biaya dalam proses perizinan. Tentang infrastuktur jalan yang baik dan tidak macet agar para pengunjung tak harus berpusing-pusing menuju lokasi resto langganannya atau berburu tempat kuliner baru. Sentuhan pemerintah atas perizinan dan infrastruktur jalan, dipastikan akan mengubah banyak wajah wisata kuliner Tangsel. Para pemburu cita rasa yang berasal dari luar Tangsel, Banten dan DKI Jakarta akan terus bertambah. Citra Tangsel sebagai surga para petualang kuliner pun akan meluas. "Menjadi surga kuliner warga kosmopolitan. Bukan mustahil, pebisnis dari Singapura atau Hongkong mampir di Tangsel hanya untuk makan siang di salah satu resto," demikian siaran pers PHRI Kota Tangerang Selatan. (Kop).

BANYAK ORMAS DI TANGSEL TIDAK TERDAFTAR

Ratusan organisasi massa dan kepemudaan di Kota Tangerang Selatan, Banten, belum terdaftar. "Masih ada ratusan ormas di Tangerang Selatan yang belum terdata secara resmi," kata Kepala Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kota Tangerang Selatan, Dedi Budiawan di Tangerang. Ia menjelaskan, banyaknya organisasi massa dan organisasi kepemudaan yang belum terdaftar karena tidak adanya laporan dari ormas maupun organisasi kepemudaan tersebut."Kalau yang tercatat di kita hanya 135, sementara jumlah ormas sendiri lebih dari dua ratusan," katanya. Dikatakan Dedi, ormas yang tidak terdaftar tersebut, tidak saja bagi organisasi daerah. Melainkan, organisasi kemasyarakatan yang level nasional pun harus melaporkan kepada Kesbangpolinmas. "Walaupun organisasi nasional, kalau belum mendaftarkan diri ke Kesbangpol tetap masuknya masih ilegal," katanya. Menurutnya dalam pendaftaran ormas tersebut data-data yang menyangkut keorganisasian didata Kesbangpolinmas Kota Tangsel. Seperti, kepengurusan, domisili atau sekretariat serta bentuk kegiatan dari organisasi tersebut. "Sekretariat, AD/ART dan akte pendirian orgnaisasi itu akan kita data. Sehingga, organisasi tersebut benar-benar legal," katanya. Begitu juga kepada ormas, Dedi meminta untuk fokus pada kegiatan masing-masing. Tentunya, kegiatan yang positif untuk mendukung pembangunan pemerintah. "Kalau misi dan visinya sama - sama ingin kontribusi dalam pembangunan Tangsel, maka kami akan dukung segala bentuknya," katanya. (Yus).

SABTU-MINGGU, POLRES DEPOK LAYANI PEMBUATAN SIM MALAM

Kepolisian Resor Kota Depok membuka layanan surat izin mengemudi (SIM) malam, mulai Sabtu (21/1/2012). Layanan ini akan dibuka setiap Sabtu dan Minggu sampai pukul 22.00. Layanan ini dibuka untuk memberikan kesempatan kepada warga yang tidak memiliki waktu mengurus SIM pada hari kerja. "Banyak warga Depok yang bekerja di Jakarta. Harapan saya, mereka tidak lagi kesulitan mengurus SIM. Sebab, pada akhir pekan, ada pelayanan mengurus SIM," tutur Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Depok Komisaris Risto Samodra, Sabtu siang ini. Pelayanan SIM malam hari kali pertama ini digelar di depan pintu utama ITC Depok, Jalan Margonda Raya. Petugas akan membuka loket mulai pukul 16.00 hingga pukul 21.00. Pada hari Minggu, pelayanan dibuka mulai pukul 08.00 hingga pukul 21.00. "Silakan memanfaatkan layanan ini, tempatnya mudah diakses siapa pun," tutur Risto. Loket SIM malam hari tersebut melayani perpanjangan SIM yang sudah habis masa berlakunya. Adapun pelayanan untuk pengurusan SIM baru tetap digelar di Jalan Tole Iskandar, Depok. "Untuk pelayanan pada malam hari ini, kami masih ingin melihat respons masyarakat dulu. Jika responsnya bagus, kami bisa mengajukan tambahan peralatan ke Polda Metro Jaya sehingga dapat membuka tempat layanan baru," tutur Risto. (Kop).

BURUH PELAKU SWEEPING DIPIDANAKAN

Kepolisian Resor Bekasi Kabupaten akhirnya menetapkan BT (26), satu dari tujuh buruh yang melakukan sweeping di kawasan industri Cikarang, Kabupaten Bekasi pada Jumat lalu, sebagai tersangka pengeroyokan. Enam buruh lainnya dibebaskan dan dibolehkan pulang. Hal itu disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Komisaris Dedy Murti, Sabtu (21/1/2012) petang. "Satu orang, inisial BT, yang diproses pidananya dengan ancaman Pasal 170 subsider Pasal 351 KUHP," kata Dedy. Jumat kemarin terjadi penyisiran (sweeping) terhadap pekerja dan karyawan pabrik di kawasan industri di Cikarang, yang dilakukan sekelompok orang. Kelompok orang yang melakukan sweeping itu tidak dikenali oleh kalangan Buruh Bekasi Bergerak, gabungan serikat buruh dan serikat pekerja di Bekasi, yang menggerakkan aksi buruh beberapa hari terakhir ini. Terkait itu, Polresta Bekasi, memeriksa tujuh orang, yang diduga terlibat sweeping itu. Dedy menambahkan, enam buruh lainnya, yang sempat diperiksa, sudah dibolehkan pulang dan dikembalikan ke perwakilan serikat pekerjanya. (Kop).

Jumat, 20 Januari 2012

BOLA BETON AKAN DITAMBAH

Petugas Stasiun Kota Bekasi, Jawa Barat, menambah pemasangan bola beton di tiga titik lintasan karena dinilai efektif menghalau penumpang di atas atap kereta. Menurut Kepala Stasiun Kota Bekasi, Eman Sulaiman, di Bekasi, Jumat, mengatakan pihaknya belum melihat adanya penumpang di atap kereta sejak pemasangan pada Selasa (17/1). “Sejauh ini masih efektif. Baik kereta dari arah timur (Cikampek) dan sebaliknya, tidak ada penumpang yang naik di atap. Kalau ada yang naik dari stasiun, kami turunkan sebelum kereta berangkat,” ujarnya. Setelah di Stasiun Bekasi, kata dia, rangkaian bola serupa akan dipasang pula di Stasiun Tambun, Stasiun Cikarang, dan Stasiun Lemah Abang. Pada titik-titik tersebut tengah dilakukan pengerjaan konstruksi tiang untuk menggantungkan rangkaian bola. “Direncanakan, pada Selasa (24/1), rangkaian bola telah terpasang hingga total ada empat titik termasuk di jembatan Proyek, Bekasi Timur,” ujarnya. Menurut Eman, alasan pembangunan baru di tiga lokasi tersebut karena dinilai memiliki penumpang atap yang paling banyak khususnya kereta arah Cikarang menyusul tidak adanya sambungan arus listrik di kawasan tersebut. Bola-bola beton yang akan dipasang berdiameter 15 cm. Di lokasi itu berdiri konstruksi palang setinggi 5 meter untuk menggantungkan bola-bola tersebut. Dalam satu jalur, terdiri dari 12 bola yang terpasang melintang selebar gerbong kereta. Ada pun jarak dari bola satu ke bola yang lain 5 cm. “Penumpang di sisi atap gerbong mana pun akan kena. Kalau kena itu, lumayan. Kepala bisa pecah karena satu bola beratnya 3 kilogram,” ujar Eman. Namun Eman mendapati laporan dari petugas dari Stasiun Tambun bahwa ada penumpang yang nekat menumpang di atap gerbong karena telah membekali diri dengan helm untuk melindungi kepalanya dari benturan bola. “Kami sudah siap menangkap di stasiun kalau memang dia berhasil melewati bola-bola itu. Tapi sebelum sampai di posisi bola terpasang, penumpang itu langsung turun. Sepertinya nyalinya langsung ciut,” kata Eman. Eman menambahkan, jarak 25 cm antara bola dengan atap gerbong sebenarnya masih dapat diakali penumpang-penumpang yang nekat. Mereka bisa saja tiarap di atas gerbong saat kereta akan mencapai rangkaian bola beton tersebut. Ada juga penumpang yang baru naik ke atas gerbong saat kereta telah melalui rangkaian bola tersebut. “Cara itu hanya untuk orang-orang yang nekat. Sebab kalau gagal dan membentur bandul akan terpental,” katanya. (Dian).

HARI INI BURUH TURUN AKSI LAGI

Akibat ditutupnya akses jalan tol dan jalan biasa menuju kawasan Industry di Cikarang oleh demo buruh pada kamis 19 Januari 2012 kemarin . Maka banyak perusahaan yang tidak bisa beroperasi karena tenaga kerjanya tidak bisa sampai ke perusahaan. Terlebih lagi karyawan yang sudah sampai di pabrik - pabrik juga di sweeping untuk keluar dan di minta ikut berdemo. Jika tidak mau keluar bisa- bisa pabriknya yang di rusak, dilempari sesuatu, pintu gerbangnya di dobrak, di gedor-gedor. Kemudian para buruh berteriak " hidup buruh...!!!!" dan di sambut oleh buruh yang lain dan buruh yang di ajak berdemo " Hiduuup....!!! Maka berhamburanlah para buruh pabrik yang di sweeping keluar dan turun ke jalan ikut berdemo. Ada yang jalan kaki , ada yang menggunakan sepeda motor dan lainnya. Satu persatu pabrik di sweeping tak terkecuali . Mau pabrik yang mendukung keputusan UMK 2012 ataupun pabrik yang ikut menolak. Itulah gambaran pandangan mata kejadian demo buruh di cikarang kabupaten bekasi pada hari kemarin 19 Januari 2012. Pada demo kemarin (19/1) juga 7 gerbang tol cikarang barat di tutp oleh buruh. Tol yang menuju Kawasan Cikarang barat macet total berkilo-kilo meter. Demo buruh yang berasal yang berasal dari Ejip, Hyundai dan Delta Silicon mengendari motor lewat jalan tol menuju kawasan MM2100 . Bergabung dengan buruh yang ada di MM2100 sweeping di kawasan tersebut. Antara photo Pada 20 januari 2012 ini di perkirakan demo masih berlanjut dan demo besar -besaran akan terjadi pada hari ini. Beberapa perusahaan telah meliburkan karyawannya . Mereka takut kena dampak dari unjuk rasa buruh yang menentang gugatan apindo bekasi. Walaupun mereka sudah menyetujui keputusan UMK 2012 Kabupaten Bekasi. Selain karena akibat demo,alasan perusahaan meliburkan karyawannya berkenaan dengan libur panjang hari raya imlek 2012. Mereka berpikir dari pada kena dampak demo karena para karyawannya yang sulit untuk menuju tempat kerja mereka. Juga agar liburan Imleknya panjang menjadi 4 hari. Dari mulai hari Jumat-sabtu-minggu-senin. (BMA).