Senin, 13 Februari 2012
POTENSI PAJAK UNTUK PEMBANGUNAN KOTA BEKASI
"SUARA PEREMPUAN PENENTU KEMENANGAN", HJ. DIAL HASAN KA. DEP. MINYAK DAN GAS BUMI DPP PARTAI GERINDRA
Hj. Martha Mursila dari Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Bekasi meminta masyarakat mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah dengan membayar pajak tepat pada waktunya. Dikatakan Hj. Martha Mursila, dengan demikian percepatan pembangunan dapat dirasakan oleh masyarakat secara langsung.
Banyaknya infrastruktur yang rusak dan lambat pembangunannya disebabkan kesadaran dan ketaatan pembayaran pajak masyarakat rendah. "Contoh di Rawalumbu banyak jalan rusah tidak diperbaiki mungkin tingkat kesadaran pembayaran pajak warga lemah," kata Hj. Martha.
Selain itu Hj. Martha meminta Pemerintah Kota Bekasi lebih intensif lagi untuk mengajak warga taat membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). "Pemerintah harus melakukan pendekatan kepada masyarakat agar mereka tergerak untuk membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku," tambah anggota fraksi Demokrat.
Sedangkan Heli Mulyaningsih yang berasal dari komisi dan fraksi yang sama, memberi apresiasi pada dinas pendapatan daerah (Dispenda) kota Bekasi. Dinas yang dipimpin Drs. Hasbullah tersebut dinilai sangat kreatif dalam menjaring wajib pajak (WP).
Selain itu Kepala dinas, menurut Heli, sangat kooperatif dalam penyelesaian kasus-kasus perpajakan dan program-program pemerintah daerah bidang pajak. "Saya menilai dia orang yang pas diposisi yang tepat," kata Heli.
Cara-cara yang inovatif digunakan Dispenda kota Bekasi dalam melakukan pendekatan pada masyarakat dalam mengekplorasi sumber pajak. "Mulai penggunaan striker, apresiasi pada WP sampai reward pada para petugas dilakukan oleh Hasbullah," imbuh Heli.
Penerapan Peraturan Daerah Nomor 03 tahun 2011 tentang BPHTB, misalnya, Dinas benar-benar bekerja secara optimal dan profesional. "Bahkan dinas sampai merubah pola kewenangan menjadi sistem pendekatan personal dalam memaksimalkan potensi pajak," pungkas Heli Mulyaningsih. (Don).
(Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT atas dukungan biaya komunikasi dari PDAM TIRTA BHAGASASI, PDAM TIRTA PATRIOT dan Dr. H. RAHMAT EFFENDI).
ORGANDA AKAN PERIKSA KELAYAKAN JALAN ANGKUTAN
"SUARA PEREMPUAN PENENTU KEMENANGAN", HJ. DIAL HASAN KA. DEP. MINYAK DAN GAS BUMI DPP PARTAI GERINDRA
Dinas Perhubungan Kota Bekasi Jawa Barat membentuk tim khusus, untuk
melakukan pengujian terhadap kelayakan jalan bis angkutan umum di
terminal Bekasi. Tim beranggotakan hingga 20 orang dan terdiri dari
unsur Dinas Perhubungan, Satuan Lalu-lintas Polresta Bekasi Kota serta
Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bekasi.
“Untuk antisipasi kecelakaan yang melibatkan bis umum. Mereka nanti
akan bekerja memeriksa tekhnis kelayakannya,” ujar Kepala Dinas
Perhubungan Kota Bekasi, Sopandi Budiman, Senin 13 Februari 2012.
Pemeriksaan meliputi kelayakan rem, ban, alat navigasi serta kaca atau
spion. Penguji yang disiapkan lanjut Sopandi, adalah mereka yang telah
dibekali pengetahuan untuk menentukan apakah bis layak jalan atau
tidak. “Pemeriksaan dilakukan didalam terminal, pelaksanaannya belum
kita tentukan. Tapi, dalam waktu dekat ini,” katanya.
Bila nanti dalam pemeriksaan ditemukan ada bis umum yang tidak layak
jalan, maka Dinas Perhubungan akan menghentikan operasionalnya
sementara. “Hingga ada perbaikan dari pemiliknya,” terangnya.
Pemeriksaan kelayakan jalan bis umum itu sendiri dilakukan dalam
rangka untuk memberikan jaminan keamanan dan keselamatan kepada para
penumpang. “Ini sudah sering kita lakukan bahkan sebelum ramainya
kecelakaan. Kita berharap dengan pemeriksaan ini, tidak ada kecelakaan
yang melibatkan bis dari Bekasi,” tambahnya.
Sebelum pemeriksaan dilakukan, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, kata
Sopandi akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu dengan para pemilik
Perusahaan Otobis (P.O). “Pengusaha juga harus punya rasa kepedulian
untuk keselamatan penumpang,” katanya.
Di terminal Bekasi, setiap hari sedikitnya ada 800 bis angkutan umum
yang beroperasi, baik Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) ataupun Antar
Kota Dalam Proponsi (AKDP). “Tujuannya beragam dari mulai Bogor,
Sukabumi, Bandung, Garut, Subang hingga Tasik untuk AKDP. Sedangkan
untuk AKAP tujuannya dari mulai pulau Jawa hingga pulau Sumatera,”
ujarnya.
Selain bis umum, Dinas Perhubungan Kota Bekasi juga akan melakukan uji
kelayakan terhadap angkutan kota (angkot). “Fokus kita ke bis umum
dulu, tapi kedepan kita juga akan menyasar uji ini ke angkot. Itu
perlu mengingat jumlahnya di Kota Bekasi mencapai 3 ribu armada yang
beroperasi,” tutupnya. (ER-H).
(Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT atas dukungan biaya komunikasi dari PDAM TIRTA BHAGASASI, PDAM TIRTA PATRIOT dan Dr. H. RAHMAT EFFENDI).
KEBERADAAN RTH DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP
"SUARA PEREMPUAN PENENTU KEMENANGAN", HJ. DIAL HASAN KA. DEP. MINYAK DAN GAS BUMI DPP PARTAI GERINDRA
Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH), Drs. Dadang Hidayat SH. M. Si., menghimbau masyarakat untuk terlibat dalam penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kota Bekasi. Saat dihubungi melalui Telpon selular, Kepala BPLH mengatakan bahwa tanggungjawab penyediaan RTH menjadi kewajiban semua stake holder di kota Bekasi.
Baik itu perumahan, pertokoan, perkantoran maupun kawasan yang dikelola pengembang wajib memiliki RTH sebagai upaya pelestarian lingkungan hidup. "Seperti perumahan sudah sangat jelas ada kewajiban penyediaan RTH seluas 30-40% dari luas keseluruhan," Kata Dadang Hidayat.
Sayangnya sampai hari ini masih banyak pihak yang mengabaikan kewajiban untuk menyediakan dan menjaga keberadaan RTH di kota Bekasi. "Menurut laporan saat ini hanya ada 13% dari luas keseluruhan wilayah kota Bekasi, itupun saya masih menyangsikannya," terangnya.
Menurut Dadang, ketersediaan RTH di kota Bekasi masih berasal dari Sepadan Sungai, RTH kewajiban pengemnang, perkampungan, pusat perbelanjaan dan perkantoran. "Itu pun tidak semuanya sesuai dengan ketentuan tang ada dalam Undang-undang Nomor 26 dan peraturan lain yang mengaturnya," Katanya.
Dadang Hidayat meminta agar masyarakat turut serta dalam menciptakan RTH agar lingkungan hidup dapat lestari. "Ini bukan tanggungjawab pemerintah semata, tanpa ada kepedulian masyarakat tidak ada artinya upaya tang dilakukan pemerintah," imbuhnya.
Senada dengan kepala BPLH kota Bekasi, Ketua Komisi A DPRD kota Bekasi, Roy Achyar, meminta agar semua stake holder melakukan pengawasan bersama. Sebab kondisi itu berbahaya bagi ekosistem lingkungan kota Bekasi. "Saat ini kondisi ozon sudah semakin tipis, itu karena kita mengabaikan kondisi lingkungan hidup," Katanya.
Roy meminta pemerintah kota Bekasi untuk segera mengajukan usulan sesegera mungkin agar DPRD kota Bekasi dapat membahasnya. "kalau sudah ada sebaiknya segera mengajukan draf regulasinya agar bisa Kami bahas di pansia," tambahnya.
Gerakan penanaman pohon diharapkan pimpinan fraksi partai Golkar Kota Bekasi itu dapat gencar dilakukan oleh masyarakat kota Bekasi. Selain itu Roy juga berharap kesadaran para pengembang untuk memenuhi kewajiban saat akan membangun dan merencanakan pembangunan yang akan dilakukan.
Selain itu, meminta tidak ada lagi pembangunan di daerah hijau dan daerah resapan sehingga berdampak pada lingkungan hidup secara keseluruhan. "Saya tidak ingin dengar lagi ada pengembangan bangunan hanya menyediakan RTH hanya 10 presen dan bentuk pelanggaran lainnya," Kata Roy Achyar. (Don).
(Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT atas dukungan biaya komunikasi dari PDAM TIRTA BHAGASASI, PDAM TIRTA PATRIOT dan Dr. H. RAHMAT EFFENDI).
HUT PARTAI GERINDRA KE-4 DI KOTA BEKASI DIRAYAKAN SEDERHANA
"SUARA PEREMPUAN PENENTU KEMENANGAN", Hj. DIAL HASAN Ka. Dep. Minyak dan Gas Bumi.
Perayaan HUT ke-4 Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) di kota Bekasi dirayakan secara sederhana dan hikmat oleh ratusan kader partai GERINDRA Kota Bekasi. Kegiatan HUT tersebut diadakan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai GERINDRA Kota Bekasi di kantor DPC Partai GERINDRA Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur.
Dihadiri pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai GERINDRA, Habib Mahdi dan Hj. Dial Hasan, acara tersebut membawa pencerahan tersendiri bagi kader dan pengurus Partai GERINDRA kota Bekasi. Hj. Dial Hasan sendiri merupakan calon yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti konvensi yang diadakan DPC partai Gerindra Kota Bekasi dalam menghadapi pemilu kepala daerah (pemilu Kada) kota Bekasi Desember 2012 nanti.
Sekitar 700 kader dan pengurus partai GERINDRA se-kota Bekasi hadir dalam acara HUT dengan menggunakan kendaraan roda 2 dan roda 4 yang di parkir sepanjang jalan Cut Mutia. Dengan mengenakan seragam putih khas Partai GERINDRA, para kader terlihat bahagia dengan pelaksanaan perayaan HUT ke-4 Partai GERINDRA oleh DPC kota Bekasi.
Tampak pula hadir H. Yusuf Nasih yang merupakan wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi serta tiga anggota DPRD Kota Bekasi dari partai GERINDRA. Ketiganya adalah Muhammad Dian anggota Komisi B, Irman Irmansyah anggota Komisi A dan Anang Suryana dari Komisi C DPRD Kota Bekasi.
Dalam sambutannya Habib Mahdi menyampaikan empat syarat menjadi pemimpin dalam Islam. "Pertama yang berilmu, kedua yang lebih tua, Ketiga yang lebih fasih dan keempat yang mengetahui wilayah itu," katanya.
Habib berpesan agar kader partai GERINDRA tidak memaksakan diri dan berambisi mengisi suatu jabatan. "Kalau tidak mampu kenapa harus dipaksakan?," katanya menceritakan tawaran yang ia terima untuk menjadi calon nomor 2 di Provinsi Daerah Khusus Ibu kota Jakarta.
Dari syarat yang diterangkan Habib, Hj. Dial Hasan hampir memiliki semua pra-syarat yang disyaratkan dalam Islam untuk bisa maju dalam konvensi Partai GERINDRA Kota Bekasi. Kemungkinan untuk berpasangan dengan Dr. Rahmat Effendi, Mochtar Mohamad atau H. Awing Asmawi sangat terbuka besar pada pemilu kada Kota Bekasi nanti. (Don).
(Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT atas dukungan biaya komunikasi dari PDAM TIRTA BHAGASASI, PDAM TIRTA PATRIOT dan Dr. H. RAHMAT EFFENDI).
Minggu, 12 Februari 2012
SKPD BERTANGGUNGJAWAB DALAM PELAKSANAAN PERWAL NOMOR 2
"SUARA PEREMPUAN PENENTU KEMENANGAN", HJ. DIAL HASAN KA. DEP. MINYAK DAN GAS BUMI DPP PARTAI GERINDRA
Inspektorat Wilayah Kota Bekasi hanya akan mengevaluasi pelaksanaan dari peraturan Walikota (PerWal) Nomor 2 tahun 2012. Demikian dikatakan Cucu M. Syamsudin SH. kepala Inspektorat Kota Bekasi saat dikonfirmasi penereapan PerWal tersebut melalui telpon selular.
Cucu SH. menyampaikan bahwa pemberlakuan PerWal tersebut dan tata laksananya sepenuhnya menjadi bagian tanggungjawab Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada. "Pelaksanaan PerWal Nomor 2 yang sangat berperan adalah kepala SKPD dan jajarannya," katanya (12/2).
Menurut Cucu SH., indikator yang jelas menjadi sangat penting dalam penerapan PerWal tersebut dalam pelaksanaan evaluasi kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Bekasi. "Ya karenanya semua harus dibuat indikator target kegiatan evaluasi kinerja yang dilakukan oleh SKPD," tambahnya.
Penerapan PerWal tersebut diharapkan dengan indikator yang jelas akan mendapatkan hasil evaluasi yang terukur dalam pelaksanaannya. "Semuanya harus terukur," kata mantan kepala Sekretariat Dewan (SetWan) kota Bekasi lebih lanjut.
Sedangkan posisi Inspektorat kota Bekasi dalam penerapan PerWal tersebut hanyalah sebagai evaluator pelaksanaan PerWal. Sehingga di setiap SKPD harus menyusun beban tugas dan target pelaksanaan PerWal Nomor 2 tahun 2012 tersebut. "Inspektorat hanya evaluasi, indikator ditentukan jajaran SKPD," kata Cucu SH.
Cucu M. Syamsudin menerangkan bahwa ada format sebagaimana yang dilampirkan dalam PerWal Nomor 2 tahun 2012. Oleh karenanya SKPD-SKPD yang ada harus menyusun beban tugas dan target pelaksanaan seluruh bawahannya.
Form yang disusun oleh kepala SKPD dan jajaran SKPD tersebut nantinya akan menjadi acuan dalam pelaksanaan evaluasi kinerja Pegawai. "Ya evaluasi hasil penilaian kinerja yang dilakukan di SKPD masing-masing menggunakan format sesuai lampiran PerWal," terang Cucu SH.
Kepala SKPD-SKPD berserta jajarannya bertanggungjawab penuh dalam pelaksanaan evaluasi pegawai yang dilakukan. "Keberhasilan penerapan PerWal sangat ditentukan masing-masing SKPD dalam menyusun indikator evaluasi yang dilakukan," tegas Cucu M. Syamsudin SH.
Cucu M. Syamsudin SH. berharap dengan penerapan Perwal tersebut akan memotivasi pegawai dilingkungan pemerintah kota Bekasi. "Diharapkan dengan penerapan Perwal Nomor 2 tahun 2012 ke depan ada penghargaan terhadap pegawai yang kinerjanya memang baik dan terangkat, namun dalam pelaksanaan tindak lanjut PerWal tetap berada di SKPD-SKPD masing-masing," katanya. (Don).
(Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT atas dukungan biaya komunikasi dari PDAM TIRTA BHAGASASI, PDAM TIRTA PATRIOT dan Dr. H. RAHMAT EFFENDI).
PRABOWO SUBIANTO; RAKYAT INDONESIA TUNTUT PEMBELAAN
"SUARA PEREMPUAN PENENTU KEMENANGAN", HJ. DIAL HASAN KA. DEP. MINYAK DAN GAS BUMI DPP PARTAI GERINDRA
Prabowo Subianto meminta seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) untuk membela kepentingan rakyat. "Negara kita saat ini sudah mengimpor singkong, dan gaplek pun diimpor. Rakyat kita meminta pembelaan," katanya.
Selain itu menjamurnya supermarket-supermarket juga mendapatkan perhatian dari calon Presiden dari Partai GERINDRA sejak Januari 2011 tersebut. "Supermarket yang besar dibiarkan, mematikan pasar-pasar kita yang kecil," kata H. Prabowo Subianto.
Rakyat Indonesia saat ini digambarkan sudah berteriak. "Semua anggota-anggota DPRD di seluruh Indonesia sebelum Ketua Umum dan Sekretaris Jendral mengeluarkan instruksi menentang dibangunnya supermarket-supermarket yang tidak jelas jungtruannya," tegas H. Prabowo Subianto.
H. Prabowo Subianto meminta rakyat Indonesia untuk mencatatnya dalam sejarah. "Siapa yang membela rakyat sebenarnya dan siapa yang tidak membela rakyat sesungguhnya," katanya.
Lebih lanjut ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai GERINDRA tersebut mengatakan, semua kebijakan-kebijakan yang dibuat pemerintah saat ini menguntungkan kepentingan asing. "Sudah tidak mampu lagi membela rakyatnya sendiri," tambah H. Prabowo Subianto.
Oleh sebab itu H. Prabowo Subianto meminta agar partai GERINDRA harus tegas dan jelas. "Saya meminta fraksi partai GERINDRA di DPR RI lebih kerang membela kepentingan rakyat," katanya.
Prabowo menegaskan agar anggota DPR dari partai GERINDRA tidak takut dalam membela Rakyat. "Jangan takut membela Rakyat Indonesia, membela rakyat adalah pekerjaan yang sangat mulia sekali," tegas H. Prabowo Subianto.(Don).
(Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT atas dukungan biaya komunikasi dari PDAM TIRTA BHAGASASI, PDAM TIRTA PATRIOT dan Dr. H. RAHMAT EFFENDI).
INFORMASI: HUT PARTAI GERINDRA KE-4 KOTA BEKASI
"SUARA PEREMPUAN PENENTU KEMENANGAN", HJ. DIAL HASAN KA. DEP. MINYAK DAN GAS BUMI DPP PARTAI GERINDRA
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) Kota Bekasi akan mengadakan syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Partai GERINDRA ke-4 pada:
Hari, Minggu 12 Febrari (Hari ini). Tempat Kantor DPC Gerindra Kota Bekasi ( Jl. cut Mutia 70). Pukul : 19.00 WIB. Kami mohon kehadirannya dalam acara tersebut yang akan dihadiri oleh PLT. Walikota Bekasi ( H. Rahmat Efendi), Mayjen Asril Tanjung (DPP Gerindra), H. OO Sutisna (Ketua DPD Gerindra Jabar), Mayjen Amril Tohar, dan seluruh pengurus PAC dan ranting se- Kota Bekasi, Terimakasih salam Indonesia Raya.
(Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT atas dukungan biaya komunikasi dari PDAM TIRTA BHAGASASI, PDAM TIRTA PATRIOT dan Dr. H. RAHMAT EFFENDI).
Langganan:
Postingan (Atom)







