Halaman


Prabowo Subianto For Presiden

Senin, 17 September 2012

JAKARTA BUTUH JOKOWI DAN BASUKI!




ARIS MERDEKA SIRAIT YAKIN PENCULIK BAYI NY. SYIFA SINDIKAT PERDAGANGAN ANAK

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait, menyatakan bahwa penculikan anak Ny. Syifa di Rumah Sakit Ibu dan anak (RSIA) Siti Zachro dilakukan sindikat perdagangan Bayi. Penculikan bayi berusia 4 tahun atas nama Cello Aditya di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Siti Zahroh, Tambun, Bekasi, Jawa Barat, sementara ini diduga dilakukan sindikat perdagangan bayi untuk sementara, sebelum kepolisian berhasil mengungkap kasus tersebut.

Hal tersebut dikatakan Aris saat melakukan testimony di Kantor Komnas PA, Jl TB Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (17/9/2012) siang. "Saya yakin ini sindikat perdagangan bayi. Pasalnya modusnya memang demikian, dengan memanfaatkan tenaga medis rumah sakit," katanya.

Berdasarkan keterangan pasangan suami istri yang menjadi korban, yaitu Jaja Nurdiansyah (31) dan Syifah Maisyatul (20), aksi penculikan bayinya tersebut dilakukan oleh seorang wanita berpakaian perawat berwarna putih. Saat itu, pelaku mengambil Cello dari gendongan Ibu Ucit, seorang ibu yang dititipi Syifah saat pemulihan.

Komnas PA mencatat sepanjang tahun 2012 terjadi 36 kasus penculikan bayi di Indonesia. Dikatakan Aris Merdeka Sirait, sebagian besar tempat penculikan terjadi di rumah sakit, puskesmas atau klinik. Ironisnya, aksi tersebut bekerja sama dengan tenaga medis rumah sakit. Sementara sisanya terjadi di sekolah, rumah tempat tinggal dan tempat bermain anak.

Pihak aktivis anak berjanji akan mengawal kasus tersebut hingga membuahkan hasil positif. "Kan kasus ini sudah ditangani oleh polisi. Kita lihat kasus ini sampai sejauh apa. Kita akan mengawal terus kasus ini, sampai ada hasilnya," janji Arist.

Sebelumnya, Syifah yang merupakan warga Cikarang Barat, Bekasi Jawa Barat, melahirkan di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Siti Zahroh, Tambun, Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (12/9/2012) pagi. Pada Sabtu (15/9/2012) siang, saat persiapan pulang, Syifah menitipkan bayinya ke seorang ibu bernama Ucit, karena ingin ke kamar mandi.

Ketika kembali, Bu Ucit mengaku bayi berusia 4 hari itu dibawa oleh perawat. Namun setelah itu, pihak rumah sakit mengaku Cello hilang dari ruang rawat bayi. Syifah dan suaminya pun melaporkan hal tersebut ke Polresta Bekasi di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak. (Coen).

PUNGLI SDN PERWIRA 04 RESAHKAN ORTU MURID, PERWAKILAN ORTU MENGADU KE DPRD KOTA BEKASI

Perwakilan orang tua murid SDN Perwira 04 mendatangi gedung Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi untuk menemui komisi D DPRD Kota Bekasi. Sayang; tidak satupun anggota Komisi D berada ditempat untuk mendengarkan aspirasi orang tua murid SDN Perwira 04.

Beruntung Enie Widiastuti, anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDI Perjuangan) menerima aspirasi orang tua murid yang berjumlah 10 orang. "Nantinya akan disampaikan kepada pimpinan DPRD Kota Bekasi, khususnya pimpinan Komisi D," katanya saat menerima perwakilan orang tua murid SDN Perwira 04 (17/9).

Lebih lanjut Enie menjelaskan, harapnya pimpinan DPRD akan mengundang orang tua murid SDN Perwira 04 untuk didengar aspirasinya di Komisi D DPRD Kota Bekasi. "Sekarang baru kasih surat, kepada staf kepala Dinas, surat kepada inspektorat juga diberikan kepada staf pimpinan inspektorat," kata Inggrid perwakilan orang tua murid saat diminta bicara.

Orang tua murid SDN Perwira 04 merasa senang bisa didampingi anggota DPRD Kota Bekasi, mereka berharap agar persoalan dapat ditindaklanjuti karena orang tua khawatir kalau persoalan tidak selesai akan mengancam orang tua murid yang lain. Orang tua murid merasa dirugikan karena adanya pungutan liar dari pihak sekolah yang jelas tidak legal dan menyalahi aturan. Ditakutkan pungutan liar akan menjadi legal, tidak ada tanggapan dari pihak-pihak terkait. "Setelah dilaporkan kepala sekolah dan dewan pendidikan, tidak ada tanggapan dan persoalan justru berlarut-larut," kata Inggrid.

Enie memberikan apresiasi atas aspirisai yang disampaikan orang tua murid, menurutnya, tanpa adanya penyampaikan aspirasi persoalan tidak terbongkar. Enie mengatakan, agar orang tua murid tidak boleh takut dan dirinya akan berada di depan untuk membela mereka yang menyampaikan aspirasi..

Ancaman memindahkan murid, menurut Enie, seharusnya tidak boleh terjadi lagi ditengah keinginan besar pemerintah dan masyarakat Bekasi yang menghendaki pendidikan yang terbaik di kota Patriot. SDN perwira 04 harus mempertanggungjawabkan adanya pungutan liar yang terjadi seperti yang dilampirkan orang tua murid adanya pungutan sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 1 juta pada siswa-siswi kelas 1. Lebih dari 500 orang tua murid SDN Perwira 04, pada kesempatan tersebut diwakili 10 orang tus murid yang berulangkali mengetuk kepekaan DPRD dan pemerintah kota Bekasi atas masih terjadinya pungutan liar dapat dihentikan.

Enie yang menerima seorang diri perwakilan orang tua murid, akan mesampaikan kepada Heri Koeswara dan Hj. Tamimah sebagai pimpinan komisi D DPRD Kota Bekasi. "Agar pimpinan dinas memanggil pihak-pihak yang bertanggungjawab atas terjadinya pungli di SDN Perwira 04," katanya.

Orang tua siswa ϑî SDN perwirA 04 gerah dengan kejadian pungli, mereka kesulitan menyelesaikan diinternal sekolah karena pihak sekolah, baik itu komite sekolah maupun pengelola justru melegalkan pungutan-pungutan liar. Alasan yang orang tua murid terima karena sekolah akan Dijadikan sekolah percontohan, sekolah yang berbeda dengan yang lain. "Kalau dari awal pihak UPTD mau lebih responsif, pungutan Rp. 75 ribu dan ancaman tidak mau diminta pindah tidak akan terjadi, itu sudah kelewatan," kata Enie. (Don).

Ir. NANDA WIDYA HADIRI PELUNCURAN PERKANTORAN DAN APARTEMEN M-GOLD TOWER

Direktur Utama PT Metropolitan Land Tbk, Ir. Nanda Widya didampingi Kennard Symkoputro, Direktur Coldwell Banker, dan  Fransiska Hendri sebagai Exclusive Marketing Consultant menghadiri peluncuran Perkantoran dan Apartemen M-Gold Tower yang dilaksanakan di Jakarta (17/9/2012).Metropolitan Land Tbk (Metland) meluncurkan pembangunan menara Perkantoran dan Apartemen M-Gold Tower, suatu kawasan terpadu perkantoran dan hunian di Bekasi. Ini sekaligus akan menjadi bangunan terintegrasi pertama di Kota Bekasi.

Pesatnya pembangunan kawasan industri dan manufaktur di Karawang, Cikarang, dan Cibitung menjadikan Kota Bekasi semakin berkembang sebagai pusat bisnis dan niaga dari kawasan industri. Seiring dengan itu, kebutuhan perkantoran dan tempat tinggal terus meningkat.

Selama ini kebutuhan tersebut dipenuhi lewat pembangunan perumahan, rukan maupun ruko. Namun, pengadaan perkantoran sekaligus apartemen kelas premium nampaknya belum tersentuh. Menjawab kebutuhan tersebut Metland mempelopori dengan meluncurkan Perkantoran dan Apartemen M-Gold Tower.

Perkantoran dan Apartemen M-Gold Tower menerapkan konsep All in One Place yaitu, sebuah kawasan modern terpadu yang menyediakan berbagai macam kebutuhan dalam satu kawasan, dengan adanya proyek ini kawasan tersebut akan menjadi superblok Metland di Bekasi karena di lokasi yang sama tengah dibangun pusat perbelanjaan Grand Metropolitan. “Diharapkan kawasan ini akan menjadi CBD Bekasi,” kata Nanda Widya dalam rilis tertulisnya.

M-Gold Tower menempati lokasi yang sangat strategis, berada tepat di sisi kiri Gerbang Tol Bekasi Barat, nantinya akan dibuatkan akses langsung untuk jalan keluar tol menuju lokasi. Gerbang tol baru akan dibuat sebelum gerbang tol Bekasi Barat demi kenyamanan penghuni M-Gold tower dan dapat menghindari antrian di pintu tol Bekasi Barat yang cukup padat pada jam-jam sibuk.

Bangunan perkantoran dan apartemen M-Gold Tower akan menempel dengan dua menara  yang terhubung antar lobby dengan akses yang mudah. M-Gold Tower berdiri di atas lahan seluas 4.135 meter persegi dengan total luas bangunan 38 ribu meter persegi. Bangunan apartemen setinggi 12 lantai terdiri dari 140 unit apartemen dengan luas per unit mulai 33 meter persegi sampai dengan 80 meter persegi.

Sementara itu untuk perkantoran setinggi 14 lantai dengan luas total yang ditawarkan sebesar 15.621 meter persegi. Bangunan apartemen dan perkantoran ini berdiri di atas empat lantai yang disiapkan untuk parkir dan lobby. “Target utama dari penjualan perkantoran maupun apartemen adalah perusahaan asing di kawasan industri Karawang, Cikarang, Cibitung, dan sekitarnya. Pembangunan dijadwalkan rampung seluruhnya dalam 1,5 tahun ke depan,” ujar Nanda.(Coen).

LELANG SECARA ELEKTRONIK KABUPATEN BEKASI

 

No Nama Paket Dinas
HPS Download Dokumen
1
ANALISIS PENINGKATAN PRODUKTIVITAS APARATUR PEMERINTAH KABUPATEN BEKASI Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 160,6 jt 14 Sep - 19 Sep 2012
2
KAJIAN WISATA BAHARI DI WILAYAH BEKASI UTARA Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 124,3 jt 14 Sep - 19 Sep 2012
3
KAJIAN TEKNIS DRAFT PERDA IRIGASI KABUPATEN BEKASI Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 107,4 jt 14 Sep - 19 Sep 2012
4
PENYUSUNAN APLIKASI MONITORING DAN EVALUASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 172,5 jt 14 Sep - 19 Sep 2012
5
ANALISIS MANAJEMEN LAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT MISKIN KABUPATEN BEKASI Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 160 jt 14 Sep - 19 Sep 2012
6
PENYUSUNAN KERANGKA KERJA (FRAME WORK) INDIKATOR PERTUMBUHAN INKLUSIF Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 183,4 jt 14 Sep - 19 Sep 2012
7
PEMETAAN PROMOSI SENI BUDAYA KABUPATEN BEKASI Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 184 jt 14 Sep - 19 Sep 2012
8
ANALISA PEMASARAN PARIWISATA KABUPATEN BEKASI Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 184,4 jt 14 Sep - 19 Sep 2012
9
STUDI EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN DESA DI KABUPATEN BEKASI Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 181,3 jt 14 Sep - 19 Sep 2012
10
PENYUSUNAN BUKU INDIKATOR MAKRO PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN BEKASI Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 183,2 jt 14 Sep - 19 Sep 2012
11
Pembuatan Aplikasi Data Tidak Terstruktur Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 183,3 jt 14 Sep - 19 Sep 2012
12
PRA FS PEMBANGUNAN TEMPAT PEMOTONGAN UNGGAS Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 127 jt 14 Sep - 19 Sep 2012
13
FS PEMBANGUNAN PASAR HEWAN Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 125,7 jt 14 Sep - 19 Sep 2012
14
Pengadaan Alat-Alat Kedokteran Kebidanan dan Penyakit Kandungan Dinas Kesehatan Kab. Bekasi 1 M 10 Sep - 19 Sep 2012
15
Pengadaan Alat-Alat Kedokteran Puskesmas PONED Dinas Kesehatan Kab. Bekasi 1,2 M 10 Sep - 19 Sep 2012
16
Pengadaan Alat Kesehatan Ruang Rawat Inap, Ruang Bayi dan Ruang Bersalin Dinas Kesehatan Kab. Bekasi 1,5 M 10 Sep - 19 Sep 2012
17
Pengadaan Alat-Alat Laboratorium Biologi Dinas Kesehatan Kab. Bekasi 824,6 jt 10 Sep - 19 Sep 2012
18
Pengadaan Obat Pelayanan Kesehatan Dasar (PKD) B Dinas Kesehatan Kab. Bekasi 4,5 M 10 Sep - 19 Sep 2012
19
Pengadaan Alat-alat Kedokteran Umum Dinas Kesehatan Kab. Bekasi 358 jt 10 Sep - 19 Sep 2012
20
Pengadaan Obat Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kab. Bekasi 1,4 M 10 Sep - 19 Sep 2012

APTB MASUK JALUR TRANSJAKARTA AKAN DIUJICOBAKAN SEBULAN

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan bahwa uji coba Angkutan Perbatasan Terintegerasi Busway (APTB) masuk jalur Bus Transjakarta selama sebulan ini akan terintegrasi dengan dua koridor yakni Koridor X (Cililitan-Tanjung Priok) dan Koridor II (Harmoni-Pulogadung). "Jadi akan terintegrasi dengan koridor tersebut. Halte yang akan dilalui ada 14 halte," kata Pristono di Jakarta, Senin (17/9/2012).


Sedangkan APTB Bekasi-Pulogadung akan masuk jalur khusus bus Transjakarta mulai Senin (17/9/2012) ini. Kebijakan ini dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah penumpang sekaligus menarik minat pengguna kendaraan pribadi beralih ke kendaraan umum.

Adapun 14 halte yang akan dilewati yaitu mulai dari halte Pedati Prumpung, Stasiun Jatinegara, Bea Cukai Ahmad Yani, Utan Kayu Rawamangun, Pemuda, Kayu Putih Rawasari, Pulomas Bypass, dan Cempaka Putih untuk Koridor X. Sementara untuk Koridor II yakni halte Cempaka Timur, Pedongkelan, Asmi, Pulomas, Bermis, dan Pulogadung. "Dengan terintegerasi ini, masyarakat tentu lebih mudah untuk turun di halte yang dituju," jelas Pristono.

Kebijakan ini dinilai tepat mengingat awalnya APTB ini hanya bisa mengantarkan penumpang dari Bekasi hingga Pulogadung tanpa diperbolehkan turun sembarangan. Saat ini, pintu bus pun sudah disesuaikan sehingga penumpang dengan mudah dapat turun di halte yang dituju.

Untuk harga tiket APTB luar kota atau penumpang yang naik dari Bekasi menuju Pulogadung dikenakan tarif sebesar Rp. 6.500 perpenumpang. Sementara untuk penumpang dalam kota atau rute pendek yang hanya dikenakan biaya Rp. 3.500 sama dengan tarif Bus Transjakarta. (Coen).

KEBUTUHAN LAHAN DI BEKASI MENINGKAT, LAHAN KIAN TERBATAS DAN MAHAL

Pengembangan kawasan industri yang pesat di Bekasi, menurut  konsultan properti Coldwell Banker Indonesia, turut mendorong kenaikan harga tanah di wilayah tersebut. Berdasakan riset konsultan properti Coldwell Banker Indonesia, toyal luas lahan industri di Bekasi mencapai 6.000 hektare (ha) dikembangkan menjadi kawasan komersil. "Industri menjadi penggerak permintaan hunian yang tinggi. Sementara lahan kian terbatas dan mahal harganya," ujar partner of Coldwell Banker Indonesia, Fransiska Hendri saat ditemui di peluncuran M Gold Tower Bekasi, di Jakarta, Senin (17/9/2012).

Sedangkan Meyriana Kesuma, Manager Research and Consultancy Coldwell Banker Comercial, menyampaikan bahwa Coldwell Banker mencatat pertumbuhan harga tanah di Bekasi kenaikannya mencapai 75 persen dalam kurun waktu tiga tahun belakangan. Solusi yang harus dilakukan adalah membangun hunian dan perkantoran yang menjulang ke atas (vertikal). "Kawasan residensial atau perumahan di Bekasi saat ini harga tanahnya mencapai Rp. 3-4 jutaan per m2. Sementara di kawasan komersial sudah mencapai di atas Rp. 7 jutaan per meter persegi," katanya.

Ditambahkannya, banyaknya orang asing (ekspatriat) yang memiliki kepentingan bisnis dalam banyaknya investasi di Bekasi, juga turut mendorong permintaan hunian dan ruang perkantoran (office space) yang tinggi. "Dari riset kami ada kurang lebih 10 ribuan ekspatriat di Bekasi, yang didominasi oleh warga Jepang dan Korea. Mereka tentu saja membutuhkan tempat tinggal yang layak dan nyaman, apalagi jika letaknya dekat dengan kantornya bekerja. Maka, pengembangan proyek yang terintegrasi antara apartemen dan perkantoran kami melihatnya, akan menjadi tren ke depan, karena disesuaikan dengan kondisi pasar," kata Meyriana. (Coen).