Halaman


Prabowo Subianto For Presiden

Selasa, 31 Juli 2012

LP3D SESALKAN KEPEMIMPINAN RAHMAT EFFENDI TIDAK MAKSIMAL

Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pemerintahan Daerah (LP3D) menyesalkan kinerja aparat Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, karena saat ini Kota Bekasi mendapat predikat kota yang paling terjorok di Indonesia. Padahal sebelumnya Kota Bekasi mendapat penghargaan Adipura. Menurut Ketua LP3D Johnly Nahampun, itu merupakan kelemahan akibat kinerja Walikota Rahmat Effendi tidak maksimal, sehingga mendapat predikat Kota Terjorok. Terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar di Kota Bekasi akhir tahun ini, Johnly Nahampun mengatakan, banyaknya incumben kepala daerah di sejumlah daerah kalah dalam pertarungan pilkada berikutnya. Hal itu akibat kinerjanya kurang maksimal di mata masyarakat, tegasnya. Selain itu, tambah Johnly, akibat kurang dekatnya kepala daerah tersebut terhadap masyarakat, terutama terhadap rekan-rekan wartawan. Artinya, informasi kinerja pemerintah daerah tidak dapat terserap dengan baik kepada masyarakat. Johnly berharap, kedepan Pemerintah Daerah seharusnya bisa bersinergi dengan media atau Pers untuk mempublikasikan apa yang telah dikerjakannya. ”Biasanya, ketika menjelang Pilkada, incumbent yang hendak bertarung lagi, baru mau mensosialisasikan keberhasilannya melalui spanduk atau baliho,” tandasnya. Itu membuktikan kegagalan dalam mempublikasikan kinerjanya kepada masyarakat. “Keberhasilan jangan dipublikasikan, ketika ingin menjadi kepala daerah kembali,” imbuhnya. (bd).

WALIKOTA BEKASI "NYANG" BARU DIHARAPKAN WUJUDKAN PEMERATAAN

Persoalan pemerataan pembangunan harus mampu dilakukan oleh Pemimpin yang akan datang dan harus dapat dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat Kota Bekasi. “Walikota kedepan, bukan saja konsen terhadap ekselerasi pembangunan, namun harus konsen terhadap pemerataan pembangunan,” kata Nano S. Mulyono, Wartawan Senior di Bekasi dari Harian Terbit. Menurut Bang Nano (panggilan akrabnya-red), Walikota yang baru nanti, harus bisa menciptakan infrastruktur untuk membantu pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Bekasi melalui pendidikan yang tidak menimbulkan diskriminasi terencana terhadap orang yang tidak mampu. “Dia (Walikota baru-red) harus dapat menciptakan sarana sosial bernuansa pendidikan yang dapat diakses publik secara merata. Bukan mendorong swasta berlomba mendirikan sekolah unggulan yang hanya mampu diakses oleh orang-orang yang berduit,” tegasnya. Dikatakan, hal itu harus mampu dilakukan oleh Walikota terpilih nantinya. Walikota harus memiliki komitmen untuk mencegah kebocoran dana pembangunan terutama sarana sosial, bukan karena political will. Bang Nano berharap, Walikota kedepan juga harus mampu mempertajam empatinya kepada masyarakat diataranya, empati persepsi sejarah, empati nasib, empati prospek, empati kesempatan belajar dan bekerja serta empati relasi sosial. (Choen).

KASATPOL PP MINTA LINGKUNGAN PEMKOT MENJADI CONTOH

Kepala staf Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Bekasi, Drs. Edy Rosadi M. Si., meminta kepada pegawai pemkot Bekasi agar menjadikan lingkungan kerja pemerintah kota Bekasi menjadi contoh bagi masyarakat. "Kami menemukan, kemaren, kantin yang ada dibelakang masih dalam keadaan buka, ini sangat memalukan sekali," katanya saat memberi amanat selasa pagi (31/7/2012). Hal ini disampaikan Kasatpol PP karena pemkot Bekasi terkait Maklumat Walikota Bekasi Nomor 451/ 2007-TU/ VII/ 2012, dengan adanya kegiatan sosialisasi kemasyarakat akan isi Maklumat tersebut. Tercatat dalam maklumat poin ketiga, para pengusaha, pemilik retoran, rumah/ warung makan agar menyesuaikan kegiatannya sehingga tidak menggangu kekusyuan selama bulan Ramadhan. Seperti diketahui, 3 hari sebelum masuk bulan suci ramadhan Maklumat tersebut sudah disosialisasikan dan mulai diterapkan dengan penempelan leaflet maklumat diberbagai tempat. "3 hari sebelum bulan ramadhan dan 3 hari sesudah lebaran resminya maklumat itu diterapkan," kata Suryana salah satu Koordinaor Lapangan (KOORLAP Satpol PP). Saat ditanya apakah Satpol PP akan melakyukan razia, karena Front Pembela Islam (FPI) lebih intens untuk swepping, Korlap yang rajin piket tersebut enggan meriunci. "Sudah kami lakukan, kegiatan disesuaikan dengan kebutuhan, sosialisasi, kan bisa sambil sosialisasi," kata Suryana lagi. (Don).

Senin, 30 Juli 2012

BUPATI BEKASI TUNGGU SURAT KAJARI, JABATAN KADISTARKIM AKAN DI-PLT-KAN

Surat resmi terkait penetapan tersangka Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kab. Bekasi, Ir. Porkas Pardamean Harahap, akan ditahan Kejaksaan Negeri Bekasi pada Rabu (11/7/2012), belum diterima dari kejaksaan Cikarang membuat Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, masih menunggu turunnya surat resmi tersebut, masih menunggu surat kejaksaan. "Dasar suratnya belum diterima pemkab Bekasi dari kejari," katanya (30/7). Sedangkan jabatan Kepala dinas Tata ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kabupaten Bekasi akan dijabat Pelaksana Tugas (Plt) setelah Kejaksaan menetapkan Ir. Porkas Harahap sebagai tersangka akibat kasus Gedung Dipo Arsip senilai Rp. 5 milyar. Dari informasi yang didapat, Porkas Pardamean Harahap, telah diperiksa intensif oleh penyidik kejaksaan di Kajari Cikarang. Menurut Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Evan Satria, SH, beberapa waktu lalu, mengakui Porkas Pardamean Harahap yang diduga kuat terlibat dalam proyek pembangunan gedung Dipo Arsip senilai Rp. 5 miliar. Sebelumnya Kejari sudah menahan dua tersangka yaitu Taurus Nababan dan David Sinaga, selaku kontraktor yang membangun Dipo Arsip. Awalnya nya terendus pembangunan gedung Dipo Arsip saat proyek itu dihentikan pengerjaannya karena salah satu tiang bangunnya roboh. Kuat dugaan robohnya tiang bangunan itu karena dikerjakan tidak sesuai dengan Bestek. Kejaksaan Negeri Cikarang mendapatkan desakan dari berbagai kalangan agar Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang, Hermanto, segera menetapkan Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kabupaten Bekasi Porkas Padamean Harahap menjadi tersangka. Pasalnya, Kadistarkim diduga kuat terlibat melakukan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan Depo Arsip tahun 2010 yang menghabiskan anggaran daerah sebesar Rp. 5 miliar. Melihat dari sisi yuridis pemeriksaan Kadistarkim terus dilakukan kejaksaan negeri Cikarang dan bahkan pada 4 Juli 2012 lalu dilakukan pemeriksaan terhadap Kadistarkim Porkas Harahap secara intensif. Tim penyidik kejari Cikarang telah mempertemukan antara Kadistarkim selaku pengguna anggaran dan pejabat pembuat komitmen (PPK) pada proyek Depo Arsip dengan tim BPKP untuk menjelaskan masalah proyek Depo Arsip. Dengan rencana menunjuk Plt. Kepala Dirtarkim Kabupaten yang baru, Bupati Bekasi terlihat pasrah menerima apapun hasil pemeriksaan dan penyelidikan yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan Negeri Cikarang. Kerugian negara sendiri sampai dengan saat ini belum diketahui berapa jumlah pastinya karena pemkab Bekasi sendiri belum menerima surat resmi apapun dari kejaksaan Negeri Cikarang. (Coen/ Don).

PAMERAN FOTO; REKAM INSPIRASI INTERNASIONAL

Terkenal di dunia fotografer Rankin telah bekerja sama dengan London 2012, Ketua Komite Penyelenggara, Seb Coe, dan sejumlah atlet Olimpiade dan Para olimpiade untuk menandai pencapaian London 2012 program olahraga internasional warisan, Inspirasi Internasional, dalam sebuah pameran fotografi khusus. Terinspirasi oleh Sport terbuka besok di Museum London dan menampilkan atlet ditangkap oleh Rankin termasuk Seb Coe, Denise Lewis, Colin Jackson, Tanni Gray-Thompson, Hazel dan James Louise Ellington. Foto-foto ini menyampaikan kekuatan inspirasional dari olahraga dan fitur bersama foto - diambil oleh sejumlah fotografer internasional - anak muda di seluruh dunia yang hidupnya telah diperkaya oleh program dan terinspirasi oleh olahraga. Pameran ini menyoroti karya Inspirasi Internasional, kemitraan yang unik antara UNICEF, British Council dan UK Sport, untuk mewujudkan janji warisan London 2012 untuk memperkaya kehidupan 12 juta anak di 20 negara dalam waktu untuk tahun ini Olimpiade dan Paralimpiade, sebuah ganda feat program dicapai pada bulan Februari tahun ini. Setiap foto menunjukkan bagaimana Inspirasi International adalah memanfaatkan kekuatan olahraga inklusif fisik, pendidikan dan bermain untuk mengatasi masalah yang mempengaruhi anak-anak dan orang muda, seperti kesetaraan gender, kekerasan geng, kurangnya kesempatan pendidikan, hidup pengembangan keterampilan, HIV / AIDS pendidikan dan kesadaran antar budaya di negara-negara dari Azerbaijan ke Zambia. Program ini memenuhi janji yang dibuat oleh Seb Coe atas nama tim tawaran di Singapura pada tahun 2005 untuk 'menjangkau orang-orang muda di seluruh dunia dan menghubungkan mereka kepada kekuatan inspirasional dari Olimpiade sehingga mereka terinspirasi untuk memilih olahraga ... meningkatkan mereka hidup sebagai hasilnya. " Seb Coe, Ketua LOCOG berkata: "Terinspirasi oleh Sport adalah merayakan prestasi besar Inspirasi Internasional dan menangkap bagaimana olahraga bisa menjadi perubahan yang nyata untuk kebaikan. Saya sangat bangga bahwa London 2012 adalah memungkinkan perubahan positif terjadi pada jutaan anak-anak dan kaum muda di seluruh dunia. Saya telah cukup beruntung telah bertemu beberapa orang muda yang dicapai melalui program ini dan telah melihat bagaimana hal itu memberikan mereka lebih banyak kesempatan dalam hidup. ' Sir Keith Mills, LOCOG Wakil Ketua dan II Ketua Yayasan berkata: "Setelah sekarang mencapai tujuan asli kita dan membuat dampak seperti itu, penting sekarang bagi kita untuk fokus pada melanjutkan dan memperluas program ini luar biasa sebagai warisan nyata dari Olimpiade London 2012. ' Peraih medali emas Olimpiade dan Inspirasi Duta Internasional Denise Lewis mengatakan: "Saya telah melihat tangan pertama dampak Inspirasi Internasional adalah memiliki pada kehidupan kaum muda. Ketika saya berkunjung ke India, saya melihat sesuatu yang benar-benar khusus yang membuat perbedaan nyata dan terakhir kepada anak-anak dari semua kemampuan, status sosial dan gender. Terinspirasi oleh Sport merayakan warisan London 2012 kita semua bisa dibanggakan. " John, 12, dari Zambia yang fitur dalam salah satu foto pameran, mengatakan: "Saya telah belajar keterampilan hidup dan tentang HIV dan AIDS - sebagai anak-anak di Zambia, penting bahwa kita belajar tentang penularan dan pencegahan dan juga cara merawat diri kita sendiri dan hidup sehat. Saya suka bisbol dan sepak bola karena keduanya melibatkan banyak berjalan, yang baik untuk tubuh saya! (LONDONG2012).

DAMKAR KABUPATEN BEKASI JADI SKPD TERSENDIRI

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat di Kabupaten Bekasi mendukung rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi yang akan merubah Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi yang sebelumnya berinduk pada Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran, menjadi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sendiri yakni Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi. Said Shaputra, SH Ketua Umum LSM Forum Rakyat Bersatu (Forbest) sangat mendukung keinginan Pemkab Bekasi untuk merubah Bidang Damkar menjadi SKPD.”Kami sangat mendukung karena Damkar harus berdiri sendiri, tidak menginduk kepada Satuan Kerja perangkat Daerah (SKPD), supaya bisa mengatur rumah tangganya sendiri,” tegas Said. Keberadaan pemadam kebakaran di Kabupaten Bekasi sangat dibutuhkan, akan tetapi terkesan tidak diperhatikan oleh pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, katanya. “Ini sangat ironis,” imbuhnya. Dicontohkan, armada pemadam kebakaran harus diderek dulu apabila mesinnya hendak dinyalakan. “Ini sangat memprihatinkan. Padahal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi cukup besar, masak untuk perawatan armada saja tidak ada anggarannya,” keluhnya. Apalagi tambah dia, kondisi ruangan para petugas pemadam kebakaran sudah tidak layak. Bahkan katanya, ruangan petugas itu sudah bocor di sana-sini, sehingga membuat tidak nyaman para petugas untuk berisitirahat. “Ini sudah tidak manusiawi,” tegasnya lagi. Para petugas pemadam kebakaran menurut Said, layak diberikan asuransi jiwa, karena resiko kerja para petugas itu sangat berat. “Pemkab Bekasi sudah harus memperhatikan keselamatan jiwa para petugas pemadam kebakaran yang resiko pekerjaannya sangat tinggi,” tambahnya.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Bambang Hermawan, SH, M.Si ketika dikonfirmasi membenarkan. Dia menjelaskan, saat ini armada Pemadam Kebakaran yang dimiliki Kabupaten Bekasi sebanyak 11 armada yang terdiri dari 8 unit milik Pemadam Kebakaran, 2 unit dari Dinas Pasar dan 1 unit dari Kawasan EJIP. Dari 11 armada tersebut menurut Bambang, hanya 8 unit yang bisa dipakai. Sedangkan 4 armada lainnya sudah tidak layak karena sudah tua. “Itu juga ada beberapa unit armada yang harus ditarik dulu oleh armada lainnya, apabila hendak menyalakan mesinnya,” jelas Bambang. Masih kata Bambang, sejak tahun 2003 hingga saat ini, belum ada penambahan armada begitu pula peralatan pendukung yakni pengaman (safety) anggota sangat minim. Selain itu kata Bambang, ruangan untuk piket anggota, sudah tidak layak. Karena katanya, kondisinya sudah parah dan bocor dimana-mana. Diakui Bambang, pihaknya masih memerlukan banyak armada dan anggota untuk melayani masyarakat yang berada di 23 Kecamatan.yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi. Menurut Bambang, idealnya di Kabupaten Bekasi memiliki sedikitnya 46 unit armada pemadam kebakaran untuk mengcover 23 wilayah kecamatan. Begitu pula perlu tambahan anggota. Saat ini anggota Penangulangan Pemadam Kebakaran hanya 45 orang yang terbagi dalam 3 shift/pleton. Sedangkan idealnya adalah dalam 1 shift/pleton harus ada 45 orang. Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kabupaten Bekasi ketika dikonfirmasi membenarkan rencana Pemkab Bekasi untuk menambah beberapa SKPD di lingkungan Pemkab Bekasi. Dikatakan, kini pihaknya sedang mengkaji sejauh mana optimalisasi serta sejauh mana kebutuhan masyarakat akan pemadam kebakaran. Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal mengenai pelayanan kebakaran di wilayah Kabupaten Bekasi, tentunya harus menjadi SKPD tersendiri. Dia berjanji dalam waktu dekat, kajian tersebut akan selesai dan segera dilaporkan ke pimpinan. (bd)

BPKP DAN KEJAGUNG DATANGI KOTA BEKASI MINTA DOKUMEN KEGIATAN PROYEK

Endang Supratman S. Ip. (Kasie Ketertiban Pasar), Drs. Abudin M. Si., (Kadispera) , Albert Tandaju (Kasie Keuangan Dispera Kota Bekasi) dan Rayendra Sukarmadji (Sekda) terlihat berada di eks Rumah Dinas. Mereka dikabarkan menemui 4 petugas kejaksaan Agung (Kejagung) serta dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat terkait pengumpulan data kegiatan revitalisasi pasar Baru Bekasi. Dalam kesempatan tersebut Sekda Kota Bekasi mengakui data dan dokumen yang dibutuhkan petugas Kejagung dan BPKP belum dapat disediakan. "Baru sebatas justifikasi pasar baru Bekasi dan Pasar Teluk Buyung," kata Rayedra pada wartawan (30/7). Menurut sekda Kota Bekasi kemungkinan akan dilakukannya audit terkait dua obyek kegiatan pembangunan pasar tersebut. "Paling cepat 9 hari kerja dan paling lama 25 hari kerja, kalau berhasil dikumpulkan dan benar akan dikeluarkan rekomendasi dan diberikan tindakan," katanya hal waktu yang diberikan. Bangunan Eks Rudin Walikota Bekasi tersebut sebelumnya diissuekan disegel oleh kejaksaan Agung. Informasi salah tyersebut menyebar melalui Blackberry Massangger dan ada juga yang dijadikan status di situs jejaring sosial Facebook. Sudah tidak ditempati sejak bulan Maret 2012 setelah walikota Bekasi menjalani putusan Mahkamah Agung (MA) yang memutus kasusnya dengan putrusan 6 tahun penjara, rudin tampak sepi dan hanya dijaga 1 orang satpol PP. "Saya sendiri nggak tahu mereka di dalam sedang apa karena ketika datang dan masuk tidak ada omongan," kata Hidayat. (Don).