Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mengadakan jumpa pers di aula KPU Kota Bekasi, jalan H. Ir. Djuanda nomor 100, tentang Pengumuman pendaftaran calon perseorangan pemilu Walikota/ Wakil Walikota Bekasi. "Pencalonan Walikota dan Wakil Walikota menggunakan Peraturan KPU Nomor 13 tahun 2010 tentang pedoman tekhnis tata cara pencalonan pemilihan umum Walikota/ Wakil Walikota," kata Tubagus Hendy, ketua KPU kota Bekasi (12/6).
Dalam kesempatan tersebut Hendy memberitahukan sejak tanggal 12 Juni 2012 sampai tanggal 18 Juni diumyumkan pendaftaran calon perseorangan/ independen pemilu walikota dan wakil walikota Bekasi 20122013. KPU juga memberitahukan waktu penyerahan dokumen dukungan dalam pencalonan walikota/ wakil walikota Bekasi tersebut.
Persayaratan dukungan perseorangan sendiri dikonfirmasi sesuai dengan peraturan yang ada, 30 persen dari jumlah penduduk kota Bekasi atau 70.437 dukungan bagi calon perseorangan yang ingin mendaftar. "Nantinya berkas dukungan akan diminta 3 rangkap yang asli atau 1 yang asli dan 2 rangkap yang dileges di Pos Indonesia sebagai penyerahan formulir persyaratan calon perseorangan," kata Ucu ketua Pokja yang turut mendampingi Ketua KPU.
Sedangkan Hendy mengkonfirmasi tanggal 27 sampai dengan tanggal 29 Agustus sebagai waktu pemeriksaan kesehatan calon yang akan dilakukan di RS Puysat Angkatan Darat Gatot Subrotro. "Biaya sepenuhnya akan ditanggung APBD Kota Bekasi, bila sebelumnya informasi ditanggung caloin, jumpa pers kali ini merupakan ralat informasi tersebut," kata Tb. Hendy.
Penyerahan hasil cek kesehatan sendiri akan dilakukan tanggal 9 sampai dengan 10 September 2012 yang pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan puasa sebelum dilakukan pemeriksaan kesehatan calon. "Terjadi perubahan jadwal karena bakal pasangan calon Walikota/ Wakil Walikota diluar puasa ramadhan," kata Hendy lagi. (Don).
Selasa, 12 Juni 2012
PENGUMUMAN PENDAFTARAN CALON PERSEORANGAN DIBUKA KPU KOTA BEKASI
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mengadakan jumpa pers di aula KPU Kota Bekasi, jalan H. Ir. Djuanda nomor 100, tentang Pengumuman pendaftaran calon perseorangan pemilu Walikota/ Wakil Walikota Bekasi. "Pencalonan Walikota dan Wakil Walikota menggunakan Peraturan KPU Nomor 13 tahun 2010 tentang pedoman tekhnis tata cara pencalonan pemilihan umum Walikota/ Wakil Walikota," kata Tubagus Hendy, ketua KPU kota Bekasi (12/6).
Dalam kesempatan tersebut Hendy memberitahukan sejak tanggal 12 Juni 2012 sampai tanggal 18 Juni diumyumkan pendaftaran calon perseorangan/ independen pemilu walikota dan wakil walikota Bekasi 20122013. KPU juga memberitahukan waktu penyerahan dokumen dukungan dalam pencalonan walikota/ wakil walikota Bekasi tersebut.
Persayaratan dukungan perseorangan sendiri dikonfirmasi sesuai dengan peraturan yang ada, 30 persen dari jumlah penduduk kota Bekasi atau 70.437 dukungan bagi calon perseorangan yang ingin mendaftar. "Nantinya berkas dukungan akan diminta 3 rangkap yang asli atau 1 yang asli dan 2 rangkap yang dileges di Pos Indonesia sebagai penyerahan formulir persyaratan calon perseorangan," kata Ucu ketua Pokja yang turut mendampingi Ketua KPU.
Sedangkan Hendy mengkonfirmasi tanggal 27 sampai dengan tanggal 29 Agustus sebagai waktu pemeriksaan kesehatan calon yang akan dilakukan di RS Puysat Angkatan Darat Gatot Subrotro. "Biaya sepenuhnya akan ditanggung APBD Kota Bekasi, bila sebelumnya informasi ditanggung caloin, jumpa pers kali ini merupakan ralat informasi tersebut," kata Tb. Hendy.
Penyerahan hasil cek kesehatan sendiri akan dilakukan tanggal 9 sampai dengan 10 September 2012 yang pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan puasa sebelum dilakukan pemeriksaan kesehatan calon. "Terjadi perubahan jadwal karena bakal pasangan calon Walikota/ Wakil Walikota diluar puasa ramadhan," kata Hendy lagi. (Don).
PENYELEWENGAN PEKERJAAN DIMINTA KOMISI B DPRD KOTA BEKASI DIPERIKSA BPK
Komisi B DPRD Kota Bekasi, Jawa Barat, akan melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan untuk menelusuri dugaan kecurangan dalam pembuatan saluran air sekunder Kalibaru, Bekasi Timur, yang ambles pada Sabtu (9/6).
"Kami curiga proyek tersebut tidak sesuai dengan anggaran yang dialokasikan karena proyek itu belum setahun dikerjakan dan sudah rusak," kata Ketua Komisi B DPRD Kota Bekasi Ronny Hermawan di Bekasi, Senin (11/6/2012).
Menurut dia, kerusakan proyek saluran sekunder Kalibaru di Kampung Ganda Agung, Kecamatan Bekasi Timur, itu sudah ketiga kali terjadi sejak awal 2012.
"Jika kualitas pengerjaannya sesuai bestek, harusnya bisa bertahan lebih lama. Kejadian ini sudah yang ketiga kali," kata politisi Partai Demokrat itu.
Ronny mengaku akan menindaklanjuti kasus tersebut dengan melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk memastikan ada tidaknya tindak kecurangan.
"Kami perlu tim ahli dalam meniondaklanjuti persoalan ini. Minimal BPK akan kami libatkan," katanya.
Secara terpisah, Sekretaris Dinas Binamarga dan Tata Air (Bimarta) Kota Bekasi, Tri Adhiyanto mengaku telah mengagendakan pemanggilan terhadap pihak pemborong yang mengerjakan saluran tersebut.
"Biaya perbaikan akan dibebankan senilai Rp200 juta - Rp300 juta kepada pemborongnya sebab kondisi saluran masih di bawah perawatan dan pengawasan pihak pemborong," katanya.
Menurut dia, proyek tersebut belum diserahterimakan sepenuhnya kepada Pemerintah Kota Bekasi, sehingga biaya perbaikan menjadi tanggung jawab pemborong.
Menurut dia, amblesnya saluran itu disebabkan kontur tanah yang tidak stabil dan diperparah dengan kecerobohan Perusahaan Jasa Tirta yang memaksakan aliran air dari 1 kubik menjadi 2,5 kubik per detik.
"Sehingga aliran air melampaui kapasitas saluran. Namun kami akan perbaiki dalam waktu 10 hari ke depan," katanya.
Akibat kondisi tersebut, Dinas Perhubungan Kota Bekasi terpaksa melakukan pengalihan arus lalu lintas dari Jalan Baru Underpass ke Kompleks Bekasi Jaya Indah, Kampung Cerewet, untuk menghindari dampak kemacetan.(Ant).
WARGA UZBEK DITANGKAP DI BEKASI BURONAN INTERPOL
Seorang warga negara Uzbekistan, Musaev Samir, dibekuk polisi di Jatiasih, Bekasi. Tersangka penculikan 2 orang disk jockey (DJ) ini ternyata buron yang tengah dicari interpol.
Musaev Samir alias Salim Mustafa alias Theodoris Ioannis alias Sam ditangkap oleh aparat Subdit Jatanras Polda Metro Jaya di Perumahan Cibubur Residence Blok E6 No 5 Jati Sampurna, Bekasi, Senin (11/6/2012) sekitar pukul 02.30 WIB.
"Betul, yang bersangkutan WN Uzbekistan yang menjadi buron interpol," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Toni Harmanto.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan Musaev Samir juga menjadi
tersangka kasus penculikan, pemerasan dan penganiayaan terhadap dua warga negara asing yang berprofesi sebagai DJ yakni Nadia Dobosh (WN Ukraina) dan Anna Iyasereva (WN Rusia).
"Tersangka adalah mantan pacar korban (Nadia) dan tanggal 6 Juni 2012 tersangka melarang korban untuk kerja di Iligals di Jl Hayam Wuruk, Jakarta Pusat," kata Rikwanto melalui pesan singkat kepada wartawan.
Tersangka kemudian menjanjikan akan memberikan uang USD 1.000 apabila mau keluar dari Iligals. Namun, lantaran korban menolak, tersangka kemudian membawa paksa teman korban bernama Ana.
Keesokan harinya, tanggal 7 Juni 2012, tersangka mengancam korban. Tersangka mengancam akan membunuh Ana bila korban tidak menuruti keinginannya.
"Kemudian tersangka memaksa korban untuk bertemu di depan Star Bucks di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat," katanya.
Lantaran takut, korban kemudian menemui tersangka di lokasi. Tapi ternyata korban kemudian dijemput oleh supir suruhan tersangka menggunakan mobil Avanza B 1378 KKN.
"Korban kemudian dibawa ke Hotel Putri Duyung Ancol dan sesampainya di hotel tersangka sudah menunggu bersama 3 orang temannya, yang merupakan WNI," katanya.
Korban kemudian dibawa paksa masuk dalam hotel. Di situ, korban dipukul dan ditodong menggunakan senjata api. Korban juga dipaksa untuk menyerahkan laptop, handphone dan barang pribadi korban.
Hingga akhirnya, pada tanggal 8 Juni 2012, korban Ana dibawa ke Cibubur Residence. Di situ, korban disekap dan dianiaya di dalam rumah tersebut. Sementara tanggal 9 Juni 2012, korban Nadia dibawa oleh tersangka ke Pasific Place untuk membeli baju.
"Sedangkan tersangka Ana masih di Cibubur dan selesai dari Pasific Place korban meminta kepada tersangka untuk diantar ke mess Iligals," katanya.
Tersangka pun kemudian mengantar korban ke Mess Iligals di Jl Hayam Wuruk, Jakarta Barat oleh mobil tersangka. Kemudian, tersangka kembali mengancam akan membunuh teman korban bila tidak kembali ke mobil korban.
"Sesampainya di Iligals, korban melaporkan peristiwa itu ke HRD Iligals. Sementara korban kembali ke mobil tersangka karena takut akan ancaman tersangka," katanya.
Peristiwa ini kemudian dilaporkan oleh pihak Iligals ke Polda Metro Jaya. Kedua korban berhasil diselamatkan di Perumahan Cibubur Residence blok E 6 No.5 Jati Sampurna Bekasi.
"Barang bukti yang di amankan, 1 (satu) Mobil Range Rover Sport, handphone, laptop, pakaian, sepatu dan KTP diduga palsu dan Paspor palsu. Saat ini yang bersangkutan masih diperiksa," tutupnya. (*).
"JAGOAN" KOTA BEKASI WAKILI JAWA BARAT DI DANONE CUP
Senin, 11 Juni 2012
POJOK ASI AGAR BAYI PNS DAPAT ASI EKSLUSIVE
Forum Peduli ASI meminta kepada Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk menyediakan pojok khusus agar pegawai negeri sipil yang memiliki bayi bisa menyusui tanpa harus meninggalkan kantor.
"Keberadaan fasilitas untuk menyusui di komplek perkantoran pemerintah harus ada sehingga para ibu pegawai yang memiliki bayi tidak meninggalkan pekerjaannya hanya karena pulang menyusui," kata Ketua Forum Peduli ASI Kota Mataram, Aluh Halimah, di Mataram, Sabtu.
Hal itu dikatakannya di hadapan Wakil Wali Kota Mataram Mohan Roliskana dan Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kota Mataram Noviani Danar Kinnastri Mohan Roliskana, yang hadir pada acara hari jadi pertama Forum Peduli ASI Kota Mataram.
Menurut Aluh, pembentukan Forum Peduli ASI Kota Mataram bertujuan untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan pencapaian pemberian ASI eksklusif.
Pencapaian ASI eksklusif di Kota Mataram pada 2010 mencapai 32 persen. Angka itu meningkat menjadi 50 persen pada 2011, sementara hingga April 2012, pencapaian pemberian ASI eksklusif sudah menyentuh angka 42,8 persen.
Ia mengatakan pihaknya juga sudah menjalin kerja sama dengan Forum Peduli ASI Propinsi NTB dalam menyediakan pojok ASI di Terminal Mandalika.
Forum Peduli ASI Kota Mataram bertindak sebagai pihak yang menyediakan tenaga pendamping dalam memberikan pemahaman kepada para calon penumpang yang masih sedang menyusui., sedangkan Forum Peduli ASI Provinsi NTB memberikan ruangan khusus bagi ibu menyusui.
"Harapan kami, upaya yang sudah kami lakukan dengan provinsi dapat juga terlaksana di Sekretariat Daerah Kota Mataram," katanya.
Ketua Forum Peduli ASI Propinsi NTB Khaerul Anwar, SKM, M.Kes, mengatakan tingkat pencapaian pemberian ASI eksklusif di Propinsi NTB, tertinggi di Indonesia.
Pencapaian tertinggi disumbangkan oleh Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Tengah.
"Atas keberhasilan itu, Forum Peduli ASI Propinsi Sulawesi Tengah berencana melakukan studi banding ke NTB untuk mempelajari upaya-upaya kita dalam meningkatkan pemberian ASI eksklusif," ujarnya.
Menurut dia, keberadaan Forum Peduli ASI Kota Mataram telah mampu mendongkrak angka pemberian ASI eksklusif khususnya di Kota Mataram, meskipun usianya baru satu tahun.
Khaerul mengatakan, jumlah Forum Peduli ASI yang sudah terbentuk di Provinsi NTB, hingga saat ini baru empat cabang.
"Saya berharap, kabupaten/kota lainnya di NTB, dapat belajar ke Kota Mataram dalam hal pemberian ASI eksklusif yang sangat baik bagi perkembangan bayi," ujarnya.
Perayaan hari jadi yang pertama Forum Peduli ASI Kota Mataram dirangkaikan dengan pemberian penghargaan dalam bentuk bingkisan kepada para kader penyuluh gizi yang terus mengkampanyekan pemberian ASI eksklusif bagi bayi usia 0 - 2 tahun.
Bingkisan juga diberikan kepada bayi yang lahir pada 9 Juni atau bertepatan dengan hari jadi Forum Peduli ASI Kota Mataram.
Live from BlackBerry® on AHA - I like it!
KONDISI KEMBAR SIAM PASCA PEMERIKSAAN ECHO CT ANGIOGRAFI
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi mengkonfirmasi kondisi bayi kembar Siam Ny. Mei sehat dan baik setelah dilakukan pemeriksaan Echo CT angiografi. "Bayi kembar siam sudah dilakukan pemeriksaan Echo CT angiografi di Rs Cipto untuk mendapatkan data yg valid keadaan organ dalam nya," kata dr. Titi Masrifahati, dirut RSUD kota Bekasi (9/6).
Hasil pemeriksaan terlebih dahulu akan di joint conference Tim radiolologi dan perina RS Cipto untuk dibuat expertise hari Senin. Dan hasil nya disampaikan dan dikoordinasikan ke pihak RSUD kota Bekasi dan Rs Hasan Sadikin untuk ditindak lanjuti didiskusikan lebih jauh apakah operabel atau non operable.
Bayi tersebut sampai dgn hari ini msh dirawat sementara dlam keadaan klinis stabil d Rs Cipto untuk menyelasaikan pemeriksaan2 lanjutan sampai hari Senin. "Hasil akan diumumkan setelah hari Senin, setelah terlebih dahulu kami sampaikan kepada keluarganya," kata dr. Titi.
Menurut dr Titi, penanganan bayi kembar sangat serius dengan melibatkan RS Cipto Mangunkusumo dan RS Hasan Sadikin, Bandung. "Ya, Dalam menangani kasus ini, perlu secara komprhensif, tidak hanya pendekatan medis, tetapi juga mencermati aspek psikologis dan sosial orang tuanya," katanya.
Pemeriksaan dan perawatan bayi kembar sendiri diprediksi membutuhkan biaya yang tidak murah dengan penanganan yang komprehensif. "Apalagi dapat diprediksi memerlukan waktu yang lama dan tentunya pembiayaan yang tidak sedikit," kata dr. Titi yang enggan menyebut berapa biaya keseluruhan.
Terkait pasien tersebut adalah warga kabupaten, dr. Titi
menjelaskan, bagi RSUD kota Bekasi selalu terbuka bagi warga manapun dan tak ada perbedaan pelayanan untuk seluruh strata sosial. Merawat bayi dalam keadaan khusus seperti ini dan sanggup stabilisasi secara klinik dan bertahan sehat (survive) selama seminggu lebih sudah merupakan kepercayaan dan prestasi.
dr. Titi sendiri mengucapkan terimakasih pada tenaga medis yang menangani bayi kembar siam, diharapkan dapat cermat dalam penanganan bayi tersebut. "Saya sangat Apresiasi terhadap Tim medis RSUD Kota Bekasi, khususnya Tim Perinatologi yang tanggap, antusias, dan cermat merawat bayi tersebut," katanya. (Don).
Live from BlackBerry® on AHA - I like it!
RTH, HBKB dan GLAD
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim relah berhasil menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) seluas 108,11 hektare.
Penambahan RTH ini sudah berlangsung selama kurun waktu lima tahun sejak 2007 hingga 2011, kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo di Jakarta, Jumat.
RTH itu terdiri dari areal taman dan jalur hijau seluas 57,56 hektare, taman interaktif seluas 1,90 hektare, RTH eks SPBU seluas 0,52 hektare, RTH makam seluas 22,93 hektare, RTH hutan kota seluas 16,65 hektare, dan RTH pertanian seluas 8,54 hektare.
Gubernur mengatakan pihaknya komitmen mengembangkan RTH dengan melakukan pembebasan lahan seluas 108,11 hektare.
Pemprov DKI Jakarta juga telah mengembalikan fungsi Taman Ayodia seluas 4,43 hektare sebagai areal RTH bagi masyarakat luas.
"Kami juga telah mengembalikan RTH di 26 lokasi yang selama sekian lama beralih fungsi menjadi SPBU," ujarnya.
Pemerintah daerah juga telah melakukan pembangunan, penataan dan pemeliharaan taman hutan kota seluas 15,76 hektare.
"Kami juga telah membangun 12 lokasi taman interaktif seluas 11,57 hektare, pembangunan 3 lokasi RTH hutan seluas 5,22 hektare, RTH pertanian seluas 0,29 hektare, penataan jalur hijau seluas 30,40 hektare, serta pemeliharaan taman, jalur hijau dan TPU seluas 2.736,73 hektare," tuturnya.
Fauzi mengungkapkan, pihaknya juga berpartisipasi dalam upaya mengurangi global warming, Pemprov DKI Jakarta dengan memberlakukan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jl Sudirman-Thamrin, dilakukan setiap Minggu pukul 06.00-11.00 WIB.
"Pelaksanaan HBKB mampu mengurangi tingkat pencemaran udara di kawasan tersebut sebesar 35 persen untuk Partikel Debu, karbon monoksida sebesar 70 persen, nitrogen oksida sebesar 81 persen dan hidrokarbon sebesar 22 persen," katanya.
Ia menjelaskan, Pemprov DKI juga telah menerapkan teknologi Gasification Landfill Anaerobic Digestion di TPST Bantargebang sehingga mampu mengolah sampah menjadi energi listrik dari gas methan sampah sebesar 10,5 megawatt dari target 26 megawatt.
"Serta mengolah kompos dari sampah organik berkapasitas produksi sebanyak 600 ton per hari," jelasnya.
Ia menambahkan areal pengelolaan sampah TPST Bantar Gebang telah menjadi contoh Integrated Waste Treatment Plant yang terbaik di Indonesia serta memperoleh penghargaan Anugerah Dharma Karya Energi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Live from BlackBerry® on AHA - I like it!
RTH itu terdiri dari areal taman dan jalur hijau seluas 57,56 hektare, taman interaktif seluas 1,90 hektare, RTH eks SPBU seluas 0,52 hektare, RTH makam seluas 22,93 hektare, RTH hutan kota seluas 16,65 hektare, dan RTH pertanian seluas 8,54 hektare.
Gubernur mengatakan pihaknya komitmen mengembangkan RTH dengan melakukan pembebasan lahan seluas 108,11 hektare.
Pemprov DKI Jakarta juga telah mengembalikan fungsi Taman Ayodia seluas 4,43 hektare sebagai areal RTH bagi masyarakat luas.
"Kami juga telah mengembalikan RTH di 26 lokasi yang selama sekian lama beralih fungsi menjadi SPBU," ujarnya.
Pemerintah daerah juga telah melakukan pembangunan, penataan dan pemeliharaan taman hutan kota seluas 15,76 hektare.
"Kami juga telah membangun 12 lokasi taman interaktif seluas 11,57 hektare, pembangunan 3 lokasi RTH hutan seluas 5,22 hektare, RTH pertanian seluas 0,29 hektare, penataan jalur hijau seluas 30,40 hektare, serta pemeliharaan taman, jalur hijau dan TPU seluas 2.736,73 hektare," tuturnya.
Fauzi mengungkapkan, pihaknya juga berpartisipasi dalam upaya mengurangi global warming, Pemprov DKI Jakarta dengan memberlakukan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jl Sudirman-Thamrin, dilakukan setiap Minggu pukul 06.00-11.00 WIB.
"Pelaksanaan HBKB mampu mengurangi tingkat pencemaran udara di kawasan tersebut sebesar 35 persen untuk Partikel Debu, karbon monoksida sebesar 70 persen, nitrogen oksida sebesar 81 persen dan hidrokarbon sebesar 22 persen," katanya.
Ia menjelaskan, Pemprov DKI juga telah menerapkan teknologi Gasification Landfill Anaerobic Digestion di TPST Bantargebang sehingga mampu mengolah sampah menjadi energi listrik dari gas methan sampah sebesar 10,5 megawatt dari target 26 megawatt.
"Serta mengolah kompos dari sampah organik berkapasitas produksi sebanyak 600 ton per hari," jelasnya.
Ia menambahkan areal pengelolaan sampah TPST Bantar Gebang telah menjadi contoh Integrated Waste Treatment Plant yang terbaik di Indonesia serta memperoleh penghargaan Anugerah Dharma Karya Energi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Live from BlackBerry® on AHA - I like it!
Langganan:
Postingan (Atom)