Halaman


Prabowo Subianto For Presiden

Senin, 14 Mei 2012

MUTASI KABUPATEN DINILAI TIDAK BERETIKA

Daeng Muhammad melihat mutasi yang dilakukan pejabat lama tidak etis. Kalau secara dejure silahkan saja mutasi dilakukan, terang Daeng. "Kalau memang itu dianggap adalah satu keputusan yang terbaik. Tapi, saya sebagai wakil rakyat Kabupaten Bekasi mengkritisi. Artinya, kalau memang itu secara dejure, oke lah dia (Bupati Sa'duddin), tapi defakto masyarakat bekasi sudah tidak suka lagi kalau Bupati Bekasi mengambil kebijakan-kebijakan terkait persoalan-persoalan yang penting di Kabupaten Bekasi," kata Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Bekasi Daeng Muhammad kepada Suara Karya, kemarin disela-sela Pengucapan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Masa Jabatan 201e-2017, di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi. Sebelumnya pada pekan lalu, Bupati Bekasi Sa'duddin merotasi para pejabat eselon I dan II dilingkup pemerintahan daerah sebanyak 334 orang. Namun, berkaitan dengan pelanggaran hukum (dejure), anggota Komisi A DPRD Kabupaten Bekasi, ini tidak melihat secara signifikan. Hal itu dinilainya sebagai hak preogratif seorang Bupati Bekasi melakukan mutasi atau rotasi para pejabat. "Tapi secara etika, saya menganggap bahwa ini merupakan pelanggaran etika. Seminggu lagi mau pelantikan pergantian rezim ternyata bupati yang lama melakukan rotasi pejabat sebanyak 334 orang," katanya. Daeng berharap mutasi memperhatikan tatanan yang ada termasuk pergantian Bupati/ Wakil Bupati. "Kalau pertanyaannya apakah kepentingannya? Toh, sebentar lagi pergantian rezim, kenapa tidak menunggu. Kan, hanya satu minggu. Sehingga ada kesempatan bupati baru untuk melakukan suatu proses mutasi yang sesuai dengan eksismen atau penempatan seseorang sesuai dengan ahlinya sehingga kedepannya bupati baru mampu menata dan mengatur (manej) Kabupaten Bekasi lebih baik daripada kemarin," cetus Daeng. Dia mengatakan juga, proses mutasi itu dianggap sebagai apnormal yang sebelumnya tidak dilakukakan suatu koordinasi dengan jabatan tertinggi birokrat. "Ada statmen dari Sekda bahwa Sekda sebagai unsur tertinggi dari Baperjakar maupun pemerintahan birokrat tidak pernah dilibatkan. Artinya, ada suatu proses yang apnormal yang dilakukan bupati tanpa melibatkan Baperjakat. Menurut saya, ini merupakan pelanggaran etika dan parameter-parameter yang tidak jelas," katanya. Penempatan ini juga bukan suatu urgensi atau kepentingan-kepentingan yang membangun Kabupaten Bekasi kedepan, tapi ini juga tanpa ada parameter yang jelas berkaitan dengan penunjukan prestasi atau tidak? "Jangan-jangan penempatan ini merupakan kepentingan politisasi untuk meninggalkan orang-orangnya di dalam birokrat sehingga dapat diatur dan di remote dari dunia luar," sambungnya. Politisi muda ini pun berharap, agar bupati terpilih, Neneng Hasanah Yasin, dapat menjalankan norma-norma dan etika sesuai dengan aturan yang berlaku. "Ketika menempatkan orang-orang dalam mutasi atau promosi-promosi harus berdasarkan kinerja dan prestasi yang di formulasikan sesuai dengan parameter dan aturan," ujar Daeng seraya menegaskan kembali bahwa Baperjakat sebagai penilai dari birokrat harus menempatkan para pejabat sesuai dengan keahliannya. "Kalau tidak, akan mengulangi sejarah kembali pemerintahan sebelumnya," tutup Ketua DPC PAN Kabupaten Bekasi ini sekaligus partai pendukung pemenangan pemilu pasangan Neneng-Rohim (Nero) yang diusung Partai Golkar-Demokrat. (Dma/Don). Live from BlackBerry® on AHA - I like it!

BUPATI DAN WAKILNYA DIARAK NAIK MOBIL GOLF

Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin-Rohim Mintareja resmi dilantik pada Senin 14 Mei 2012 di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi. masa jabatan 2012-2017. Usai pelantikan tersebut, keduanya diarak dengan dua mobil Golf menuju Kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat. Didampingi suami dari Neneng Hasanah Yasin, Putra, Bupati Bekasi terpilih yang baru saja dilantik Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Mustakim sekitar pukul 10.00 WIB, diarak dengan menaiki mobil golf berhiaskan bunga krisan menuju kursi ke Pemerintahan yang di jabat oleh Sa'duddin periode sebelumnya. Didampingi juga Wakil Bupati terpilih Rohim bersama istri, Hj Ani. Pasangan ini akan menjalani masa jabatan 2012 sampai 2017. Pengangkatannya berdasakan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri nomer 131.32-299 dan 132.32-300 tertanggal (1/5). Pelantikan juga dihadiri Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Sekjen DPP Partai Golkar, Idrus Marham, dan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Akbar Tandjung. Pasangan yang dikenal sebagai Nero ini akan menuntaskan program seratus hari. Program ini meliputi pembukaan 50 ribu lowongan pekerjaan, intensif kepada pejabat RT dan RW, dan perbaikan birokrasi. Nero juga menjanjikan perbaikan infrastruktur. Hal ini memungkinkan terjadinya mutasi pejabat, untuk birokrasi yang lebih baik. Pasangan juga meminta Bupati terdahulu, Sa'dudin untuk terus bersinergi. "Saya akan segera bersinergi dengan pimpinan 23 kecamatan dan akan melanjutkan program terdahulu," ujarnya. Apalagi APBD 2012 sudah turun dan terserap. Sekarang harus bersinergi dengan 23 kecamatan," ujarnya kepada wartawan Senin 14 Mei 2012. Pengamatan langsung ini akan menentukan program pemerintahan ke depan. Neneng juga berharap bisa menyerap banyak aspirasi dari kunjungan yang dilakukannya. (Dma/Don). Live from BlackBerry® on AHA - I like it!

SEKDA KOTA BEKASI MINTA PENGRUSAKAN KENDARAAN PATROLI SATPOL PP DITINDAK LANJUT SECARA HUKUM

Rayendra Sukarmadji, Sekretaris Daerah Kota Bekasi, menyesalkan kejadian yang terjadi di Pondok Melati kemarin (13/5/2012). Disampaikan hal tersebut dalam apel pagi pegawai Pemerintah kota Bekasi dengan meminta lurah, camat, Kepala satpol PP dan Bidang pemerintahan untuk koordinasi penyelesaian kejadian Pondok Melati. Sekda kota Bekasi menilai apa yang dilakukan terhadap pengrusakan mobil patroli satpol PP Milik pemerintah kota Bekasi sudah keterlaluan dan menurunkan wibawa pemerintah daerah. "Dimana wibawa pemerintah daerah kalau mobil patroli satpol PP saja sudah dirusak?," kata Roy sapaan akrab sekda Kota Bekasi (14/5). Upaya hukum akan dilakukan oleh pemerintah kota Bekasi terhadap pengrusakan mobil patroli di lokasi galian liar daerah Bulak Tinggi, Pondok Melati, Kota Bekasi. Sekda secara pasti meminta bagian hukum setda Kota Bekasi untuk menindaklanjuti kejadian Pondok Melati agar hukum bisa ditegakkan. Sekda sendiri melihat ada ketimpangan dalam pelaksanaan tugas aparatur pemerintah daerah dengan berbagai kejadian akhir-akhir ini seperti pada penutupan galian liar di Pondok Melati. "Bagaimana mungkin kaki 5 yang notabene usaha kecil ditindak tegas sedangkan pengusaha besar tak berizin dibiarkan sampai mereka berani melakukan pengrusakan," kata Roy lagi. Rayendra berharap tidak semua persoalan diselesaikan pemerintah kota Bekasi secara langsung untuk penanganan kasus-kasus di seluruh wilayah kota Bekasi. Lurah, camat dan trantib wilayah diharapkan dapat melakukan koordinasi agar tugas tidak dilimpahkan semua pada pejabat walikota. Disampaikan sekda, institusi pemerintah kelurahan saat ini sudah tidak berjalan secara lebih kolektif untuk menyelesaikan persoalan diwilayahnya masing-masing. "Saya berharap agar aparatur dipemerintah kota Bekasi dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya secara baik tanpa harus menunggu SMS pimpinan," kata Roy saat ditemui seusai apel. (Don). Live from BlackBerry® on AHA - I like it!

Minggu, 13 Mei 2012

HJ. DIAL HASAN KASIH DOOR PRIZE UMROH DAN MOTOR

Acara makan bersama sayur Gabus Pucung dan jalan sehat membawa berkah bagi para pesertanya. tidak kurang Motor dan umroh gratis diberikan Hj. Alwiyah Maulidiyah dengan sapaan akrab Dial Hasan pada acara tersebut di Bekasi Cyber Park (BCP), kota Bekasi (13/5). Door prize kegiatan tersebut diberikan kepala Departemen Minyak dan Gas Bumi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA). Dial semakin aktif melakukan ekspansi kegiatan dengan terus tampil di hadapan publik Bekasi, baik acara eksklusif maupun acara-acara dimana dia diundang. Setelah dirinya bersama beberapa orang dari Komunitas Sastra Kalimalang melakukan beberapa kegiatan musikalisasi puisi, kini Dial secara terang-terangan mengajak kaum perempuan kota Bekasi untuk membantu masyarakat menjaga keamanan dan keutuhan kota Bekasi. "Saya menghimbau pada seluruh perempuan kota Bekasi, mari bangun suasana aman dan nyaman di kota yang kita cintai ini," kata Dial dihadapan ribuan kaum perempuan kota Bekasi. Dial Hasan juga meminta agar kaum perempuan menjadi pelopor untuk menjaga kebersihan lingkungan hidup dengan membuang sampah pada tempatnya. Seacara jelas Dial menyatakan bahwa kaum perempuan lah yang memiliki tanggungjawab dan menjadi penentu kualitas lingkungan hidup yang baik. Perempuan yang pertama kali menggemakan "Perempuan Sebagai Penentu Kemenangan" ini menilai upaya merangkul perempuan adalah cara tepat untuk membuat lingkungan masyarakat yang aman. "Kegiatan ini menuju ke Bekasi aman dan nyaman, oleh sebab itu perempuan harus kita rangkul karena dibalik kelembutan seorang perempuan memang merekalah yang mampu merangkul keluarga dan mengguncangkan dunia," kata Dial saat ditemui. Dial Hasan mengesampingkan kepentingan politik diri dan partainya walau sebentar lagi Kota Bekasi akan melakukan hajatan Besar, pemilukada. Dirinya berharap dengan kegiatan yang ditujukan pada kaum perempuan dapat meningkatkan martabat hidup masyarakat Bekasi dan membuat pemerintah lebih memperhatikan kaum perempuan dengan kebijakan yang lebih berprespektif. (Don).

NENENG-ROHIM AKAN DILANTIK BESOK DI GEDUNG DPRD KABUPATEN BEKASI

Rencananya pelantikan Neneng Yasin dan Rohim Mintaredja sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bekasi 2012-2017 akan dilakukan besok, 14/5/2012. "Ya tanggal 14 Mei akan dilantik Neneng dan Rohim sebagai Bupati dan wakil Bupati Bekasi," kata Budi salah satu orang yang dikenal dekat dengan Rohim. Surat ketetapan DPRD terkait pergantian kepala daerah dari sebelumnya yakni Sa'dudin dan Darip Mulyana menjadi dr. Neneng Hasanah Yasin dan Rohim Mintaredja sudah selesai dikirim dan diterima dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke Kementerian Dalam Negeri. "Surat ketetapan Mendagri sudah turun. Artinya, secara administrasi sudah tidak ada masalah. Hanya saja, mekanismenya ditempuh menyesuaikan peraturan yang ada," kata Budi. Menurut Budi, pelantikan pasangan Neneng dan Rohim akan berlangsung pada 14 Mei 2012 atau bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan kepala daerah yang lama (Sa'dudin-Darip). "Prosesnya akan kita lakukan di ruang sidang paripurna DPRD Kabupaten Bekasi dengan mengundang seluruh pimpinan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), tokoh masyarakat, dan unsur lainnya," kata lagi. Secara terpisah, Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Amin Fauzi, mengaku optimistis pasangan Neneng-Rohim akan melaksanakan semua program kerjanya. Ia juga berharap agar seluruh elemen masyarakat ikut mendukung semua program kerja yang telah diucapkan selama menjalani kampanye. "Perjalanan pemilu kada Kabupaten Bekasi penuh dengan perjuangan. Tentu Neneng yang kita usung sebagai bupati tidak akan melupakan janji-janjinya kepada masyarakat," katanya. (Don).

FPB INGIN PATENKAN GABUS PUCUNG SEBAGAI MAKANAN ASLI BEKASI

Forum Perempuan Bekasi (FPB) berharap dalam waktu dekat dapat mematenkan sayur Gabus Pucung (SGP) dapat dipatenkan menjadi makanan Asli Bekasi. "Sampai saat ini belum ada hak paten bahwa sayur Gabus Pucung merupakan Kuliner asli Bekasi," kata Hj. Alwiyah Maulidiyah atau biasa dipanggil Dial Hasan (13/5). Kegiatan makan bersama sayur gabus pucung di halaman Bekasi Cyber Park (BCP), kota Bekasi, diikuti 1.500 perempuan dari usia remaja sampai manula. Dimulai dengan jalan sehat yang diikuti lebih dari 5.000 orang yang berjalan dimulai dari depan areal komplek GOR Bekasi dan finish di depan BCP Bekasi. Sebanyak 1.500 perempuan secara serentak mencicipi nasi putih dan setoples plastik gabus pucung secara bersama-sama disisi kanan parkiran depan komplek BCP. Mereka menikmati kuliner makanan yang berbahan dasar ikan gabus, kluak, daun bawang dan berbagai bumbu dapur sambil menikmati terik matahari pagi. Para perempuan dengan seragam kaos putih berlengan merah bertulis FPB tersebut duduk berjajar menghadap panggung sambil memegang serta mengacungkan bungkus kertas bergambar wajah Hj. Dial Hasan. "Kami ingin menjadikan kuliner gabus pucung sebagai makanan yang mengingatkan semua orang yang pernah datang ke Bekasi pada Kota Bekasi," kata Dial. Menurut Dial, dari penelitian yang ada ikan gabus memiliki kandungan zat Besi yang sangat tinggi dan bermanfaat bagi tubuh. Selain itu sayur gabus pucung juga menjadi kekuatan ekonomi usaha kecil masyarakat Bekasi dengan banyaknya warung makan yang menawarkan eksotisme sayur gabus dipucungin. Hadir pada acara tersebut perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Nyoman selaku perwakilan dari MURI tepat pukul 08.30 WIB menyatakan Makan Bersama Sayur Gabus Pucung resmi memecahkan rekor MURI dan memberikan penghargaan pada FPB. (Don).

OBROLAN SANTAI (OBLOS) CODE SMUTs; MARI TERUS BELAJAR TELADAN

Ada seorang kawan yang kebetulan dipercaya menjadi Wakil Rakyat di DPRD Kota Bekasi mengontak melalui pesan dan telpon sekali ke salah satu nomor saya. Kebetulan beliau pimpinan di salah satu Komisi dan giat melakukan berbagai gerakan untuk merubah pola, sikap dan perilaku (PSP) masyarakat agar perubahan terasa bukan saja hanya selentingan terdengar. Siapa tak kenal Ronny Hermawan? Sederhana dan punya banyak kesan dimata banyak orang di kota Bekasi yang terus giat melakukan perubahan dengan pembangunan, baik fisik maupun supra struktur-nya. Saya terkesan karena ide itu sangat sederhana; Sajikan Teladan-Teladan yang baik agar orang paham keteladanan itu ada dan berharga bagi masyarakat. Kali ini saya mulai dari Bupati Blitar, Jawa Timur, yang merupakan salah satu sosok teladan yang sederhana dan bersahaja sebagai pemimpin disuatu daerah. Selama 10 tahun kepemimpinan H. Herry Noegroho SE., MH., sang bupati tidak pernah mengganti-ganti mobil dinas seperti kebanyakan pemimpin bangsa dan negara ini yang tidak bosan-bosan mengganti kendaraan. Satu hal jelas dari tauladan pak H. Herry adalah efesiensi anggaran pendapatan dan belanja (APBD) Kabupaten Blitar yang tentunya merupakan pemahaman dari berbagai peraturan perundang-undangan yang meminta aparatur paham akan arti efisiensi bukan hanya kata itu dan lecture menurut cita rasa pengendali keuangan rakyat. Harus diakui, Harga Mercy Tiger tentu sangat jauh dibandingkan harga Toyota Inova, itu apabila seorang pimpinan tidak tahu diri mengoleksi hobby pamer mobil saat non dinas. Atau Alpard, Lexus LS dan IS, Daimler Maybach 62S, Range Rover, Pajero Sport dan beberapa type yang lain merupakan kendaraan pilihan "gonta-ganti" kendaraan pejabat (ada yang harganya lebih dari Rp. 2 milyar dibeli dengan APBD). Sayang hal tersebut harus dibayar keringat rakyat yang terus mengering dan bahkan sudah menjadi guratan garam dibusana yang mereka pakai. Bekerja tanpa lelah, kaki dijadikan kepala, kepala dijadikan kaki, makan pun harus berhutang beras di warung setiap waktu-waktu apes mereka. Kebiasaan buruk tersebut (beli mobil dinas atau pribadi (mungkin dari kelebihan rejeki APBD) semakin membabi-buta tidak pernah dipikirkan oleh Presiden sampai dengan Lurahnya. Coba berkaca pada Bupati Herry Noegroho dan kawan-kawannya yang lain yang sering dianggap sepele karena mereka sudah menjadi raja-raja kecil di Indonesia. Pak Herry dalam berbagai kesempatan menjawab pertanyaan wartawan, sangat jujur bahwa dengan apa yang dilakukannya akan membuat banyak kebijakan fokus pada kehidupan pembangunan masyarakatnya. Efesiensi anggaran sangat terasa sekali dengan kompensasi yang cukup untuk kegiatan-kegiatan lain yang dapat dirasakan langsung kemasyarakat. Prilaku sederhana membuat banyak orang yang dia pimpin menjadi paham budgeting pro-rakyat itu seperti apa dan dampaknya pada kehidupan masyarakat yang lebih luas bagaimana. APBD tidak pernah tersendak karena banyaknya program prioritas seperti sekolah rusak, puskesmas kekurangan obat, usaha kecil kekurangan modal harus mengalah dengan anggaran pemenuhan belanja non publik yang tinggi. Ada baiknya kita belajar pada ketulusan dan kesungguhan seseorang yang menerapka prilaku sederhananya dalam memimpin masyarakat di bangsa dan negara yang masih memiliki banyak orang seperti pak Herry. Karena dengan demikian kita menjadi tahu, bangsa apakah dan negara seperti apakah kita. (Don).