Sirkulator koran Batak Pos kota Bekasi HP-nya dicopet waria dekat kantor PWI Perwakilan Bekasi. Adi Irawan, warga jl. Setia II-A Gg. Melati 5/ 27 Rt. 02/ 12 kelurahan Jati Waringin, kecamatan Pondok Gede itu melaporkan kejadian ke polres Metropolitan Bekasi tentang kejadian yang dialaminya. Kejadian yang terjadi pada pukul 03.30 berlokasi di jalan Rawa Tembaga II No. 1 pada sentra pelayanan Kepolisian (SPK) Metro Bekasi, 22/6.
Kejadian sendiri baru disadari usai bertemu waria yang ia kenali dan sering mangkal di jalan Rawa Tembaga, kelurahan Marga Jaya. Adi biasa mengantar koran Batak Pos ke kantor PWI. Sehingga dirinya hafal dengan PSK Waria yang berada disekitar kantor PWI.
Adi berharap ada penertiban yang dilakukan satuan polisi pamong praja (satpol PP). Selain itu, karena sudah tindak kriminalitas yang dilakukan dirinya meminta kepolisian menangkap pelaku yang sudah mulai ada di jalam sejak jam 8 malam. "Saya agak takut antar koran karena waria prilakunya kelewat aktif." jelasnya seusai lapor di SPK Metro Bekasi.
Surat Tanda Terima Laporan (STPL) kehilangan barang No. LKH/ 6779/ B/ VI/ 2010/ SPK/ RESTRO-BKS yang menerangkan kehilangan HP Adi merk Micxon bernomor SIM Card IM3 085697137078 dicopykan serta diserahkan pada wartawan. Surat ini ditandatangani Aiptu Arwanto yang sedang tugas piket. don.
Selasa, 22 Juni 2010
Senin, 21 Juni 2010
DINAS PERINDAGKOP KOTA BEKASI LAMPAUI TARGET

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Bekasi lampaui pendapatan dari retribusi Hinder Ordonantie (HO) sebesar 103% pada akhir bulan Mei 2010. Disampaikan oleh kepala seksi Bina usaha disperindagkop Kota Bekasi, Herbert Panjaitan, saat ditemui di ruang kerjanya. Sedangkan target pemasukan dari izin HO di disperindag besarnya adalah Rp. 633 juta.
Namun sayang dari prestasi mencapai target yang disampaikan dalam proyeksi tahun 2010 disperindagkop tersebut, sampai saat ini belum ada laporan pencapaian pemasukan daerah dari izin HO ditingkat Kecamatan se Kota Bekasi. Padahal besarnya lumayan sekali dari prosentase kewajiban, yaitu, 30% untuk besaran kecamatan dan 70% menjadi kewajiban dinas. Kasie Bina Usaha disperindagkop berharap agar 12 kecamatan se-Kota Bekasi menyampaikan laporan berkaitan pemasukan dari pajak HO masing-masing.
Capaian pada tahun 2010 sendiri merupakan hasil diberlakukannya perda HO perubahan yang baru sesuai lembaran daerah Kota Bekasi Nomor 14 seri C tahun 2009. Dalam perda perubahan diatur perhitungan untuk 100 meter pertama (di bawah 100 meter) adalah Rp. 500 ddengan pengalian indeks jalan dan gangguan. Pada peraturan sebelumnya hanya Rp. 200 untuk 100 meter pertama.
Sedangkan kalkulasi untuk diatas 100 meter dikenakan biaya Rp. 350 dikalikan indeks jalan dan gangguan. "Saya bangga dinas kami berhasil menelurkan perda dan sekaligus membuktikan capaian pelayanan dengan besarnya pemasukan dari sektor HO." jelas Herbert.
Target keseluruhan pendapatan pada tahun 2009 sendiri sebesar Rp. 873 juta. Sedangkan target tahun 2010 sendiri besarnya lebih dari Rp. 900 juta. Ketika ditanya penetapan target, Herbert meminta wartawan untuk menanyakan langsung dinas yang menetapkan, yaitu, dinas Pendapatan, pengelolaan Keuangan dan Aset daerah (DPPKAD).
Disperindagkop meminta komitmen pihak kecamatan untuk segera melaporkan hasil retribusi HO yang seharusnya dilakukan per bulan. "Sampai dengan pertengahan Juni 2010 belum ada laporan." terangnya. Don.
Walikota Bekasi Umumkan Hasil Evaluasi Kinerja

Kecamatan Bekasi Utara dan Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya terpilih menjadi Kecamatan serta Kelurahan terbaik se-Kota Bekasi dari hasil evaluasi kinerja pelaksanaan pemerintahan kecamatan-kelurahan.
Kegiatan evaluasi sendiri dilakukan sejak beberapa bulan lalu yang selanjutnya kedua pemerintahan tingkat Kecamatan dan Kelurahan tersebut ditunjuk sebagai wakil Kota Bekasi untuk mengikuti kompetisi ditingkat provinsi Jawa Barat. Demikian uraian pidato pembina upacara, H. Mochtar Mohamad walikota Bekasi, senin pagi di lapangan plaza Patriot pusat pemerintahan kota Bekasi , 21/6.
Dalam sambutannya walikota mengucapkan selamat atas pelaksanaan pemerintah dan dipilihnya terbaik 1, 2, 3 dan harapan 1 dari masing-masing tingkatan pemerintahan. Terbaik kedua diraih kecamatan Bantar Gebang, terbaik ketiga diraih Kecamatan Medan Satria dan harapan 1 diraih Kecamatan Pondok Melati untuk tingkat Kecamatan. Sedangkan terbaik kedua untuk tingkat kelurahan adalah Kelurahan Ciketing Udik. Hanya terbaik 1 dari masing-masing tingkatan yang akan mewakili kota Bekasi dalam kompetisi di tingkat provinsi.
Walikota Bekasi berharap pada seluruh pemerintahan tingkat kecamatan dan Kota Bekasi untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat agar kualitas hidup masyarakat di Kota Bekasi semakin meningkat. Kota Bekasi selalu dapat mempertahankan prestasi dalam kompetisi tingkat provinsi, walikota berharap dengan terpilihnya Bekasi Utara dan Kelurahan Cimuning dapat menjadi pelecut semangat seluruh pegawai untuk meningkatkan kinerjanya.
Ditempat terpisah Camat Bantar Gebang, Yayan Yuliana mensyukuri penilaian yang menempatkan Kecamatan Bantar Gebang sebagai kecamatan terbaik kedua se-kota Bekasi. Dirinya terpacu untuk lebih giat lagi bekerja agar para pegawai di pemerintahan kecamatan Bantar Gebang dan di wilayah Kecamatan Bantar Gebang dapat membantu masyarakat lebih baik di waktu yang akan datang. Terbaik kedua dirasa cukup membanggakan wilayah yang daerahnya terdapat Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) dengan berbagai prestasi ditingkat regional, nasional dan internasional. Don.
Minggu, 20 Juni 2010
PELANGGARAN TERHADAP PENATAAN RUANG

Warga Harapkan Baru minta pemerintah Kota Bekasi melakukan TINDAKAN TEGAS/ PENERTIBAN terhadap Pelanggaran UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2007, TENTANG PENATAAN RUANG. Dimana telah lama terjadi pelanggaran dan tidak ada pengawasan atau tindakan di lingkungan PERUMAHAN HARAPAN BARU I, KOTABARU, BEKASI BARAT.
Sebagaimana yang terjadi pada, Rumah tinggal di Jl. Durian Raya No.22, Perumahan Harapan Baru I, Kota Baru, Bekasi Barat. Izin Membuat Bangunan (IMB) Rumah Tinggal type 45, yang berada pada zona area Peruntukan Rumah Tinggal yang SECARA SADAR DAN SENGAJA telah DIRUBAH FUNGSINYA UNTUK TUJUAN KOMERSIL DAN DIKONTRAKAN.
"Pembangunan bernilai profit oleh PEMILIK BANGUNAN tersebut menjadi Toko KACA & ALUMINIUM yg sangat mengganggu lingkungan perumahan karena sangat bising akibat suara mesin pemotong besi sewaktu kegiatan operasional pembuatan kusen, lemari alumunium dan lain sebagainya." ulas Deasi Nugroho warga sekitar perumahan Harapan Baru I.
Begitu pula dengan JALUR HIJAU yang berada di ujung Jl. Durian Raya yang kini telah banyak berdiri bangunan tempat usaha yang tidak memiliki IMB (bangunan liar). Deasi berharap agar pihak terkait segera melakukan tindakan penertiban, pembongkaran, penutupan atau penyegelan sesuai sangsi dalam perda terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh PEMILIK BANGUNAN tersebut.
Deasi menambahkan, pihak terkait harus memperhatikan ketentuan sesuai dengan yang tercantum dalam BAB XI, Pasal 69, Pasal 70 dan Pasal 71. UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2007, TENTANG PENATAAN ruang. "Hingga saat ini belum ada tindakan." keluhnya. Don.
Kota Bekasi Banyak Kehilangan Pemasukan Retribusi
Pemerintah kota Bekasi dari hasil rekomendasi Laporan Kegiatan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota mengalami banyak kerugiaan akibat hilangnya potensi pemasukan dari sektor Retribusi sampah pasar dan perumahan. Pada tanggapan LKPJ hampir semua fraksi, kecuali Partai Keadilan Sejahtera, menyampaikan masukan terkait pendapatan daerah yang tidak sesuai target yang diharapkan.
Menanggapi hal tersebut menyebabkan banyak Non Government Organization (NGO) di Kota Bekasi mempertanyakan fungsi pengawasan terhadap sektor-sektor penghasil yang tidak mencapai target. Salah satunya adalah dinas Kebersihan yang banyak disorot karena banyaknya pungli pada retribusi di pasar swasta dan perumahan. Dinas ini harus bertanggungjawab pada hilangnya potensi uang masuk ke kas daerah yang jumlahnya tidak sedikit.
Demikian dikatakan Suprinanto Sekretaris Government Again Corruption and Discrimination (GACD Cabang Bekasi. Organisasi berlogo garuda dan segitiga berlian merah putih itu menghitung dari keberadaan 31 pasar swasta yang ada di kota Bekasi. Ditambah lagi dengan kutipan yang sama di tingkat RW. sebagai ongkos operasional pengangkutan sampah yang ternyata tidak tampak pada laporan pemasukan daerah.
Nanto meminta pada inspektoral atau badan pengawas daerah (BAWASDA) untuk segera menegur instansi terkait. Adipura bukan alasan untuk walikota dalam melakukan pembinaan birokrat yang ada. Dinas Kebersihan sendiri sebenarnya berhasil atas keberadaan kepala dinas Lama, Dedi Djuanda. Justeru di zaman Eddy Rosadi kondisinya tidak begitu baik dari sebelumnya.
Baik dalam hal personel maupun manajemen keuangan dinas tersebut lebih kokoh dan solid pada saat Dedi Djuanda memimpin Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (DKPP). Saat ini gelontoran anggaran yang besar yang membuat dinas ini terlihat bertahan.
dari hitungan yang ada, dalam perhitungan per bulan retribusi Rp. 1 juta/ pasar, seharusnya didapat pemasukan sebulan sebesar Rp. 31 juta. Belum lagi dari retribusi yang ditarik di lingkungan perumahan-perumahan se kota Bekasi. Sehingga wajar kalau akhirnya masyarakat menganggapnya sebagai pungli karena tidak masuk ke dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi.
Kemampuan memimpin dinas dibutruhkan agar dapat me-manage target dinas selama program tahun anggaran. Sebelumnya sudah diberitakan tentang penyelewengan retribusi di pasar baru yang menjadikan pasangan pasuntri menjadi pesakitan kejaksaan negeri Kota Bekasi. "Seharusnya mulai dari persiapan, penentuan target dan pelaksanaan sudah jelas sehingga capaiannya terukur. Kalau tidak kepolisian dan kejaksaan bisa memeriksa cash in flow keuangan dinas kalau sudah ada dugaan." ujar Nanto. Don.
NUNG SPONSORI KOMPETISI BULUTANGKIS


Nuryadi Darmawan yang biasa dipanggil Nung atau Cow Boy mensponsori kompetisi Volly Ball dan Bulu Tangkis dengan tajuk turnamen Bandar Selasih Cup 2010. Kegiatan menggelorakan olah raga ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat olah raga dan keterpaduan antar warga di lingkungan Pekayon Jaya dan sekitarnya.
Bertempat di Gelanggang Olah Raga Andi Jaya, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Pembukaan akan dilakukan pukul 19.00 WIB, 20/6.
Saat Bekasi News datang ke lokasi, persiapan tengah dilakukan oleh crew GOR Andi Jaya. Mereka memasang berbagai spanduk di areal GOR dan lingkungan Pondok Pekayon Indah (PPI). Nung sendiri merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi periode 2009-2014 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Rencananya pembukaan turnamen akan dilakukan oleh Walikota Bekasi, H. Mochtar Mohamad, yang juga ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP. saat akan konfirmasi hadiah dan peserta turnamen di lokasi belum ada panitia penyelenggara. Don.
Luthfi Hasan Ishaaq Presiden PKS Dilantik

Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera periode 2010-2014 resmi dilantik pada hari terakhir pelaksanaan Musyawarah Nasional PKS ke-2 Minggu, di Jakarta.
Struktur Dewan Pengurus Pusat tersebut adalah Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Sekretaris Jenderal Anis Matta, sembilan Wakil Sekjen sesuai bidang diantaranya adalah Mahfudz Siddiq sebagai Wakil Bidang Media, dan Bendahara Umum Mahfudz Abdurrahman.
Selain itu juga dilantik Ketua DPP bidang wilayah dakwah dan bidang lainnya seperti Ketua Bidang Kaderisasi Musyafa Ahmad Rahim, Ketua Bidang Politik, Pemerintahan, Hukum, dan Keamanan Musthafa Kamal, Wakil Ketua Bidang Politik, Pemerintahan, Hukum, dan Keamanan Agus Purnomo, serta Ketua Bidang Kewanitaan Anis Byarwati dengan Sekretaris Sarah Handayani.
Turut dilantik, empat Ketua Badan yang terdiri dari Badan Penegak Disiplin Organisasi, Pengembangan Kepemimpinan, Pemenangan Pilkada dan Hubungan Luar Negeri.
Pelantikan pimpinan tingkat pusat ini dilakukan oleh Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, bertempat di ballroom Ritz Carlton Pacific Place dan dihadiri oleh ribuan peserta Munas PKS ke-2. Pelantikan pengurus PKS ini sekaligus menandai berakhirnya Munas yang telah diselenggarakan sejak Rabu (16/6).
Pelantikan kepengurusan ini ditandai dengan penyerahan bendera PKS sebagai simbol pelaksanaan amanah rakyat.
Munas PKS ke-2 ini membahas sejumlah agenda yakni perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) dan rencana strategis 2010-2015. Disamping itu, agenda penting lainnya adalah memantapkan konsolidasi dan koordinasi internal partai.
Selain diisi dengan sidang pleno, pada Munas PKS ini juga diselenggarakan sejumlah acara seperti workshop, dialog nasional, seminar nasional maupun internasional, serta kegiatan seni dan budaya.
PKS bertekad menduduki posisi tiga besar pada Pemilu 2014 mendatang. Pada 2009, PKS menduduki posisi keempat sebagai partai dengan perolehan suara terbanyak.
PKS juga telah menegaskan keterbukaannya untuk seluruh rakyat Indonesia tanpa membedakan agama yang dianut. Dengan slogan "PKS untuk Semua ", partai yang telah mengikuti tiga pemilu ini membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin bergabung sebagai kader maupun anggota partai.
Langganan:
Postingan (Atom)